Mencetak SDM PUPR Melalui Penyelenggaraan Dua Pelatihan Bidang SDA dan Permukiman

Mencetak SDM PUPR Melalui Penyelenggaraan Dua Pelatihan Bidang SDA dan Permukiman

Surabaya, 10 Maret 2021 - Dalam Rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, BPSDM melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Air dan Permukiman telah melaksanakan “Pelatihan Pendampingan Penyusunan Feasibility Study (FS) dan Land Acquisition and Resettlement Plan (LARP) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional” yang diselenggarakan sejak tanggal 01 s/d 10 Maret 2021 dan “Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Tingkat Pengamat” yang diselenggarakan sejak tanggal 02 s/d 10 Maret 2021 oleh Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VI Surabaya Melalui Distance Learning.

Dalam sambutan penutupnya melalui konferensi video, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Air dan Permukiman Ruhban Ruzziyatno menjelaskan, terkait dengan pelatihan OP irigasi, dalam rangka menjamin terselenggaranya pengelolaan irigasi yang efisien dan efektif serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat petani, pengelolaan irigasi dilaksanakan dengan mengoptimalkan pembagian air secara tepat waktu dan tepat jumlah. Selain itu, kelayakan jaringan irigasi juga sangat berpengaruh terhadap efisiensi penggunaan air irigasi.

Di sisi lain, terkait pelatihan FS dan LARP SPAM Regional, didasari akan kebutuhan adanya smart living sebagaimana tertuang dalam Visium Kementerian PUPR 2030 dimaknai sebagai target perwujudan 100% hunian cerdas. Arah kebijakan pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman dalam mewujudkan smart living berfokus pada 4 (empat) aspek, yaitu (1) perwujudan permukiman layak huni (livable); (2) permukiman tahan bencana; (3) permukiman yang menerapkan bangunan hijau (green building) serta (4) permukiman yang menerapkan teknologi informasi. 

"Percepatan pembangunan infrastruktur tersebut tentu perlu didukung oleh SDM PUPR yang kompeten dan berdaya saing," jelas Ruhban.

Ruhban juga mengatakan setelah 6 bulan pelatihan dalam rangka memantau penerapan pengetahuan dan keterampilan hasil pelatihan oleh para alumni, akan dilaksanakan evaluasi pasca pelatihan dimana nanti akan dinilai oleh atasan, sejawat dan bawahan.

Muhammad Rizki Sya’bani salah satu peserta Pelatihan Penyusunan FS dan LARP SPAM Regional yang berasal dari Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim mengatakan bahwa manfaat yang didapat dari pelatihan ini sangat banyak terutama dalam hal membuka wawasan serta keilmuan teknis dalam penyelenggaraan SPAM Regional.

Rizki juga menyampaikan pendapatnya bagwa metode pelatihan jarak jauh seperti ini, kadang peserta jadi tidak fokus, juga kendala teknis teknologi penggunaan aplikasi dan kendala jaringan internet. Sarannya untuk penyelenggara, mungkin bisa memfasilitasi pelatihan lanjutan tatap muka utk semua peserta e learning ini, paling tidak membahas resume penting pelatihan, dan bila memungkinkan kunjungan lapangan ke lokasi-lokasi yg menjadi studi kasus dalam pembelajaran pelatihan.

Pada pelaksanaan pelatihan ini telah diadakan evaluasi terhadap materi pelajaran, pengajar, manajemen pelatihan dan proses belajar. Pada Pelatihan Pendampingan Penyusunan LS dan LARP SPAM Regional. Berdasarkan Rekap hasil evaluasi terhadap peserta dari unsur-unsur yang dinilai baik akademik maupun non akademik, semua peserta dinyatakan lulus yakni 39 orang. Sebagai penghargaan dari Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VI Surabaya memberikan piagam buat 3 orang terbaik setiap pelatihan. 

Untuk nama-nama 3 orang terbaik pada Pelatihan Pendampingan Penyusunan LS dan LARP SPAM Regional adalah Kisman, ST dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Prov. Sumbar Pada peringkat pertama, Muhammad Rizki Syaibani, ST., MT dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Prov. Kaltim Pada peringkat ke dua dan Astrini Naselga Nasuiton, ST dsri Direktorat Air mInum pada peringkat ke tiga.

Sedangkan pada Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi, Berdasarkan Rekap hasil evaluasi terhadap peserta dari unsur-unsur yang dinilai baik akademik maupun non akademik peserta yang dinyatakan tidak  lulus berjumlah 1 orang karena sakit. Sedangkan yang sudah dinyatakan lulus berjumlah 23 orang.

Sebagai penghargaan dari Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VI Surabaya juga memberikan piagam untuk 3 orang terbaik pada Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi. Untuk nama-nama 3 orang terbaik di raih oleh Hergiar Yuli Pramanto, S.T dari DPUPR Kab. Bondowoso pada peringkat pertama, Yosephina Puspa Setyoasri, S.T. dari BBWS Cimanuk Cisanggarung pada peringkat kedua dan Jovan Putranda, S.T. dari BWS Sumatera VI Bengkulu Pada peringkat ketiga. (Kompu BPSDM)

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Berita Terkait