Kementerian PUPR Selesaikan Sejumlah Ruas untuk Dukung Konektivitas DPSP Danau Toba

Kementerian PUPR Selesaikan Sejumlah Ruas untuk Dukung Konektivitas DPSP Danau Toba

158 33 0 Print

Jakarta - Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jaringan jalan untuk meningkatkan konektivitas Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas/Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Salah satunya di DSPS Danau Toba, Sumatera Utara. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN/DPSP direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Untuk mendukung konektivitas di Danau Toba, pada TA 2020 Kementerian PUPR tengah menyelesaikan tiga ruas jalan dan satu jembatan yakni Jalan Balige By Pass, Jalan Menuju Huta Ginjang, Jalan Sipinsur dan Jembatan Aek Halian A. Jalan Balige By Pass sepanjang 4,5 km mulai dibangun pada 2 Mei 2020. Pekerjaan jalan ini dilakukan oleh PT Dinamala Mitra Lestari dengan anggaran Rp 36,18 miliar dan akan dilakukan tahapan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pekerjaan sementara pada 27 Desember 2020.

Jalan Huta Ginjang sepanjang 3,2 km mulai dikerjakan pada 11 Mei 2020 oleh kontraktor PT Dinamala Mitra Lestari senilai Rp 15 miliar. PHO telah dilaksanakan pada 6 November 2020. Sementara Jalan Sipinsur sepanjang 8 km mulai dikerjakan pada 12 Mei 2020 oleh kontraktor T Akbar Perkasa Indonesia dengan nilai kontrak Rp 36,49 miliar. Tahapan PHO telah dilaksanakan pada 29 November 2020. 

Jembatan Aek Halian A atau Jembatan Balige By Pass merupakan jembatan sepanjang 97 meter yang terdiri dari Jembatan Aek Halian A sepanjang 30 meter,. Box Culvert Aek Hinalang sepanjang 7 meter, Jembatan Aek Bolon sepanjang 25 meter dan Jembatan Soposurung sepanjang 35 meter. Jembatan ini mulai dikerjakan pada 20 Mei 2020 oleh kontraktor PT Rekayasa Semesta Utama dengan nilai kontrak Rp 32,1 miliar. PHO akan dilaksanakan pada 31 Desember 2020.

Jalan Huta Ginjang dan Jalan Sipinsur merupakan jalan kabupaten, tetapi karena kedua jalan tersebut menghubungkan ke kawasan pariwisata Menteri Basuki memberikan tugas direktif kepada Direktorat Jenderal Bina Marga untuk menyelesaikan ruas tersebut. “Baik jalan provinsi atau jalan kabupaten kalau itu tersambung ke kawasan produktif seperti kawasan wisata dan kawasan industri kami harus turun ke situ,” ujar Menteri Basuki.
Danau Toba merupakan salah satu dari lima KSPN/DPSP selain Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang yang pengerjaannya didahulukan. Awalnya penyelesaian dukungan lima KSPN/DPSP ini ditargetkan selesai pada 2020, tetapi karena Pandemi COVID-19 target penyelesaian menjadi pertengahan 2021.

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Facebook: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Twitter: @kemenpu
Instagram: kemenpupr
Youtube: kemenpu
#SigapMembangunNegeri

Berita Terkait