Pembangunan Kawasan dan Tata Ruang
Pengarang
Rahardjo Adisasmita
Penerbit
Graha Ilmu
Tahun
2010
Pendekatam pembangunan kawasan dan tata ruang lebih maju dibandingkan dengan pendekatan regional (wilayah). Pendekatan kawasan dilakukan pada wilayah pengembangan yang memiliki fungsi tertentu, memiliki pusat penggerak utama (prime mover), yang ditunjang secara fungsional oleh pusat-pusat yang lebih rendah ordenya, memiliki sektor/komoditas unggulan, tersedianya jaringan jalan ke seluruh wilayah, memiliki pelabuhan yang melayani pengiriman barang antardaerah, dengan demikian pembangunan dilaksanakan secara terarah dan terprogram.Pendekatan tata ruang menekankan pada pemilihan lokasi yang tepat (optimum) di mana program/proyek dan kegiatan pembangunan akan ditempatkan. Teori-teori pengembangan wilayah telah diformulasikan oleh berbagai ahli dan pakar, misalnya von Thunen (tahun 1826) Alfred Weber (1909), Walter Christaller (1933) August Losch (1944), Froancois Perroux dan J.R. Boudeville (Tahun 1950-an), John Friedmann (1960-an), dan Poernomosidi Hadjisarosa (1970-an). Di antaranya, Von Thunen telah memberikan kontribusi pemikiran tentang penentuan kawasan atay pengkawasan (Zoning), dan J.R. Boudeville telah melontarkan konsep ketataruangan. Kedua konsep tersebut diterapkan dalam pelaksanaan pembangunan selama ini dan pada masa mendatang, konsep pembangunan kawasan dan tata ruang merupakan konsep pembangunan yang realible, acceptable dan implementable.
| Judul | Pembangunan Kawasan dan Tata Ruang |
| Penulis | Rahardjo Adisasmita |
| Penerbit | Graha Ilmu |
| Tahun Terbit | 2010 |
| Lokasi Penerbitan | Yogyakarta |
| ISBN | 9789797566333 |
| Kode Pustaka | PUSAT-3991 |
| Kode Panggil | 338.959 RAH p |
| Kode Klasifikasi | NONE |
| Bahasa | Indonesia |
| Lokasi Simpan | Perpustakaan PUPR |
| Kolasi | xiv+302 hlm ; 23 cm |
| Judul Seri | — |
| Edisi | — |
| Sumber | — |
| Subyek | — |


Masuk atau daftar untuk menulis komentar