30 Tahun Indonesia Merdeka 1955 - 1965 : 2
Pengarang
Ginandjar Kartasasmita - A. Prabowo - Bambang Kesowo
Penerbit
Sekretariat Negara
Tahun
1977
Sejarah telah melibat kepulauan ini dalam berbagai peristiwa Nusantara Indonesia yang terbentang di fant bitu ini pasang-surut dalam riwayat bangsa-bangsa, la punya masa-masa jayanya, anak negerinya mendendangkan zaman Sriwijaya dan Majapahit. Tapi ia juga telah jadi wilayah yang dijelajah oleh warga negeri manca, dan kemudian dijajah buni dan rakyatnya serta dihisap kekayaan alamnya. Perlawanan bangkit di mana-mana, menaburkan benih-benih kepahlawanan di seluruh persada Nusantara, Diponegoro, Imam Bonjol, Hasanuddin, Pattimura, dan lain-lain yang tak terbilang banyaknya. Betapa pun gelap masa penjajahan, alamnya cerah bermandi surya senantiasa. Gelombang lautannya bergulung membuih membasuh pasir pantai pulau. pulaunya: sawah-ladang hijau membentang sejauh mata memandang: gunung-gunungnya megah menjulang ibarat menjaga tanah pusaka, di lereng dan kakinya rakyat desa tenteram dan damai membuka hari-harinya.. Poji dan syukur kapada Allah yang telah melimpahkan anugerah ini kepada kami bangsa Indonesia. 17 Agustus 1945... Mandala peperangan di Lautan Teduh sampai pada babaknya yang terakhir, segenap mesiu jadi beku oleh percobaan pertama-tama sebuah alat pemusnah: bom atom yang membuat Hiroshima dipayungi januır raksasa yang tiada tara panasnya. Tamatlah sebuah ceritera peperangan dahsyat yang merajalela dan telah pula melibat tanah pusaka Indonesia. Dan bermulalah satu babak sejarah bangsa Indonesia: PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA. Segenap tanah air gegap gempita dengan teriakan: "MERDEKA SEKARANG JUGA", tanpa pilihan lain "MERDEKA, ATAU MATT". Dengan segala gaya dan cara seluruh rakyat Indonesia bangkit sebagai gelombang dahsyat yang mustahil dibendung oleh kekuatan apa pun juga. Kesemuanya ini tidak tanpa korban dan derita, tapi tidak pula ada korban yang sia-sia. JER BASUKI MAWA BEA. Halaman-halaman dalam buku kenangan peristiwa ini akan menyegarkan ingatan kita semua pada masa itu. Lukisan fakta dan peristiwa yang dihimpun dalam buku ini tidak lagi bisa berkata-kata, akan tetapi niscaya masih bisa cerita dan beri suasana pada kita. Tidak semua peristiwa dan fakta dapat dihimpun kembali, karena tidak semua pula bisa direkam dan diabadikan. Namun dari apa yang kini bisa disajikan kembali akan tampaklah himpunan semangat dan tekad di kala itu: "SEKALI MERDEKA, TETAP MERDEKA!"
| Judul | 30 Tahun Indonesia Merdeka 1955 - 1965 : 2 |
| Penulis | Ginandjar Kartasasmita - A. Prabowo - Bambang Kesowo |
| Penerbit | Sekretariat Negara |
| Tahun Terbit | 1977 |
| Lokasi Penerbitan | Jakarta |
| ISBN | — |
| Kode Pustaka | PUSAT-3878 |
| Kode Panggil | 959.803 5 GIN |
| Kode Klasifikasi | NONE |
| Bahasa | Indonesia |
| Lokasi Simpan | Perpustakaan PUPR |
| Kolasi | 240 hlm ; 30 cm |
| Judul Seri | — |
| Edisi | 2 |
| Sumber | — |
| Subyek | — |


Masuk atau daftar untuk menulis komentar