Slide 1

Galeri Video


Rabu, 30 September 2020

Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Resmi Beroperasi

Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Resmi Beroperasi...

Rabu, 30 September 2020

Jalan Tol Manado - Bitung Resmi Beroperasi

Jalan Tol Manado - Bitung Resmi Beroperasi...

Selasa, 01 September 2020

Terus Berkarya di tengah Pandemi

#IndonesiaMerdeka #kementerianpupr #kemenpupr #puprtv #sigapmembangunnegeri #infrastrukturindonesia #indonesiabangga #pojokpresiden #pojokmenteri #wargabicara #ruangbincang #rehatkuy #indonesiamaju...

Jumat, 28 Agustus 2020

Jalan Tol Banda Aceh Sigli Akan Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Sumatera

Berdasarkan data, saat ini progres konstruksi jalan tol yang dibangun sejak akhir 2018 dengan skema penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol dan PT. Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana secara keseluruhan adalah 50%. Selain seksi 4, konstruksi Jalan Tol Banda Aceh-Sigli yang signifikan progresnya yakni pada Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km) sebesar 65% dengan pembebasan lahan 97%. Sementara pada Seksi 1 Padang Tiji - Seulimeum (25 km) saat ini progres konstruksinya sekitar 19% dengan pembebasan lahan 71%. Selanjutnya Seksi 2 Seulimeum - Jantho (6 km) saat ini progres konstruksinya 40% dengan pembebasan lahan sudah 94%, Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (8 km) dengan progres konstruksi 15% serta pembebasan lahan 68%, dan Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam (5 km) dengan progres konstruksi 33% serta pembebasan lahan 95%. Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar 2-3 jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok melalui perbukitan menjadi hanya 1 jam perjalanan. Total investasi untuk pembangunan ruas tol Sigli – Banda Aceh ini adalah sebesar Rp 12,35 Triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp 8,99 triliun....

Senin, 27 Juli 2020

https://www.youtube.com/watch?v=bqWZ-s3cvnU&feature=youtu.be

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 meter kubik per detik, dimana pernah terjadi banjir bandang pada tahun 2014. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, saat ini Bendungan masih menunggu masalah teknis pada pondasi bendungan, mudah-mudahan dalam minggu ini sudah mulai dikerjakan konstruksi diafragma nya, diperkirakan 2-3 bulan selesai,"katanya. Adapun progresnya Paket 1 sudah mencapai 64,5 % dan Paket 2 mencapai 83,7 % jadi total progres secara keseluruhan telah mencapai 73% dan ditargetkan bisa selesai Agustus tahun 2021,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Selasa petang (21/7/2021). Menteri Basuki menambahkan, Bendungan Kuwil Kawangkoan ini istimewa, selain dekat dengan Kota juga dekat dengan Waruga makam leluhur masyarakat Minahasa," oleh karenanya akan kita tata kawasan ini yang merupakan salah satu destinasi KSPN Manado Bitung-Likupang," ujarnya. Bendungan Kuwil Kawangkoan selain dimanfaatkan sebagai penyediaan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta meter kubik dan luas genangan 139 hektare. Bendungan ini dibangun sejak 2016 dengan biaya Rp 1,46 triliun yang dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya - DMT, KSO , PT. Nindya Karya (Persero) Tbk....