Slide 1

Galeri Video


Senin, 06 Januari 2020

Presiden Jokowi Resmikan Bendung Kamijoro

Di penghujung tahun 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Bendung Kamijoro, di Provinsi Yogyakarta, Selasa (31/12/2019). Bendung Kamijoro membendung aliran Sungai Progo yang membelah Kabupaten Bantul dengan Kabupaten Kulon Progo. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, selain untuk mengairi DI Pijenan, Bendung Kamijoro ini juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 25 liter/detik untuk Kabupaten Bantul dan 475 liter/detik untuk Bandara Internasional Yogyakarta serta kawasan Industri Sentolo di Kabupaten Kulonprogo. Pembangunan bendung dikerjakan sejak tahun 2016 dan rampung pada tahun 2018 oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Ditjen SDA dengan kontrak tahun jamak 2016-2018 sebesar Rp 229 miliar oleh kontraktor PT. Waskita Karya dan PT. PP (Kerjasama Operasi/KSO). Sementara konsultan supervisinya adalah PT. Yodya Karya dan PT. Catur Bina dengan nilai kotrak Rp 7,8 miliar. Selain membangun bendung, pekerjaan lainnya adalah merehabilitasi saluran sepanjang 9,6 Km, pekerjaan intake air baku, pembuatan rumah panel dan penghijauan. Bendung Kamijoro memiliki tinggi mercu dari hulu 2,4 meter, lebar efektif 153 meter, serta lebar Bendung dengan pilar 161 meter, dengan jumlah pilar sebanyak 8 buah (1.00 meter), serta memiliki lebar Bendung dengan pembilas 171 meter....

Jumat, 20 Desember 2019

Presiden Jokowi Peresmian di TPA Sampah Manggar Kaltim

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Tempat Pemprosen Akhir (TPA) sampah Manggar yang terletak di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Rabu (18/12/2019). Turut hadir pada kesempatan tersebut Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Dalam Negari Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramuno Anung, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Walikota Balikpapan, Rizal Effendy. Pembangunan TPA Sampah Manggar seluas 9,1 Ha dimulai pada April 2017 hingga Januari 2019 dengan biaya Rp 160 Milyar, meliputi pembangunan 3 unit sel landfill, unit pengolahan Air Lindi, dan pagar pembatas lahan. Selain itu, dibangun juga jalan operasional, jembatan timbang, hanggar alat berat, pos jaga, gazebo, dan normalisasi saluran air. Adapun metode pemrosesan yang digunakan adalah sistem sanitary landfill dimana hingga ketinggian tertentu sampah akan ditimbun tanah, sedangkan air lindi yang dihasilkan juga diproses secara fisik, kimia dan biologis sehingga ramah lingkungan dan tidak mencemari air tanah. Salah satu inovasi dari pembangunan TPA Sampah Manggar ini adalah pemanfaatan gas methana dari sampah sebagai sumber listrik untuk penerangan yang juga menjadi bahan bakar alternatif kompor gas bagi 20 hingga 160 KK di sekitar lokasi. Bendungan Teritip dan Instalasi Pengolahan Air Teritip Diresmikan Pada hari yang sama, Presiden Jokowi secara simbolis meresmikan selesainya pembangunan Bendungan Teritip serta Instalasi Pengolahan Air Teritip Kota Balikpapan. Proses pengisian Bendungan Teritip telah dilakukan sejak Juli 2017 lalu. Bendungan Teritip memiliki kapasitas tampung sebesar 2,4 juta m3, telah dimanfaatkan untuk memasok kebutuhan air baku Kota Balikpapan yang mengalami kekurangan. Kebutuhan air baku Kota Balikpapan sendiri mencapai 1.600 liter/detik dimana saat ini baru bisa dipenuhi 1.000 liter/detik dari Bendungan Manggar. Instalansi Pengolahan Air (IPA) Teritip memiliki kapasitas 200 liter/detik dengan layanan 80.000 jiwa atau melayani 16.000 Sambungan Rumah (SR). Adapun masa pelaksanaannya dari 2017 - 2018 dengan anggaran sebesar Rp. 92 miliar....

Selasa, 19 November 2019

Presiden Jokowi Resmikan Tol Terpanjang di Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera sepanjang 2.974 Km dari Lampung hingga Aceh yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2024. Demikian disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km di Gerbang Tol (GT) Simpang Pematang KM 240, Jumat (15/11/2019). Hadir mendampingi Presiden dalam peresmian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, dan Direktur Utama (Dirut) PT. Hutama Karya (HK) Bintang Perbowo. Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung merupakan lanjutan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 141 Km yang sudah beroperasi penuh sejak Maret 2019 lalu. Konstruksi ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung telah dikerjakan sejak pertengahan 2017 dengan biaya investasi sebesar Rp 21,95 triliun. Pembangunan ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung terbagi menjadi 2 seksi, yaitu Seksi I ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang sepanjang 112 km dengan beberapa dukungan konstruksi dari beberapa BUMN Karya yang mengerjakan pembangunan jalan tol di Pulau Jawa yakni PT. Jasamarga Semarang Batang (25 km), Waskita Bumi Kira (25 km), Citra Karya Jabar Tol (6 km), Jasamarga Japek Selatan (15 km) dan Jasamarga Jalan Layang Cikampek (12 km). Sementara sisanya merupakan merupakan penugasan Pemerintah kepada BUMN PT. Hutama Karya. Sedangkan pada Seksi II ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 78 Km, pembangunannya dilakukan oleh PT. Hutama Karya sepanjang 77,17 km dan sisanya merupakan dukungan dari Waskita Sriwijaya Tol sepanjang 2,4 km yang merupakan jalan akses....

Selasa, 05 November 2019

Pembangunan Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Palu

Presiden Joko Widodo bersama Ibunegara didampingi Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/10/2019). Kunjungan kerja tersebut mengunjungi dua lokasi hunian tetap (huntap) bagi penyintas korban bencana 28 September 2018 lalu yaitu di Kelurahan Duyu dan Tondo. Menurut Presiden Jokowi pembangunan pasca bencana bukan pekerjaan mudah karena terdapat sekitar 11.000 hunian yang harus kita siapkan disini. Target semua bisa dimulai awal Januari 2020. Kita harapkan pertengahan sampai akhir tahun 2020 bisa selesai semuanya." jelas Presiden. Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR di Sulteng Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, sebagai pengganti Hunian Sementara (Huntara) yang telah dibangun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprogramkan untuk membangun 8.465 unit Hunian Tetap (Huntap) dari target keseluruhan sebanyak 11.465 Unit," katanya saat di Palu, Senin (28/10/2019). Arie mengatakan, kebutuhan lahan untuk membangun Huntap tersebut adalah seluas 427,4 hektar dan pembangunannya tersebar dibeberapa tempat yakni di Duyu sebanyak 450 unit, di Tondo – Talise 4.878 unit, di Pombewe sebanyak 3.000 unit, serta Huntap Satelit sebanyak 3.460 unit. Pembangunan hunian tetap ini juga melibatkan beberapa pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi yang akan membangun sebanyak 3.000 unit rumah di daerah Tondo. Dari 8.465 unit yang akan disediakan, Arie mengatakan bahwa 1.600 unit diantaranya akan masuk ke pembangunan tahap pertama dan akan dibangun mulai akhir tahun 2019 ini dan diperkirakan bisa selesai pada April 2020. Sementara sebanyak 6.400 unit sisanya akan dibangun sampai akhir 2020" jelas Arie....

Jumat, 25 Oktober 2019

Peserta Sayembara Survei Lapangan Lokasi Ibu Kota Negara

Setelah dilaksanakan penjelasan (Aanwijzing) teknis dan administrastif terkait Sayembara Gagasan Desain Ibu Kota Negara (IKN) yang dilaksanakan pada Jumat, 18 Oktober 2019 di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tercatat 80 orang peserta lomba Sayembara Gagasan Desain Kawasan IKN mengikuti penjelasan lapangan, Senin (21/10/2019) dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan pada area yang akan direncanakan atau dirancang. Kunjungan lapangan tersebut diawali dari Pelabuhan Semayang sebagai titik kumpul peserta dan dilanjutkan perjalanan lewat laut menggunakan kapal menuju Dermaga dengan waktu tempuh 1,5 jam. Setelah tiba di Dermaga Tanjung Maridan perjalanan dilanjutkan melalui darat menuju Menara Pandang di Kabupaten Penajam Paser Utara yang berada pada kawasan IKN. Untuk membuat desain kawasan IKN peserta di harapkan pertama harus inovatif, dan kreatif walaupun dengan keterbatasan data. Kedua, konsep dan referensi dari Panitia agar lebih dikembangkan lagi oleh peserta. Ketiga, delineasi lokasi dari panitia tidak dimaksudkan untuk menggiring peserta, karena semua lokasi memiliki peluang dan potensi. Keempat, Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) bisa saja luasannya di bawah 2.000 hektare dan diharapkan untuk bisa dikembangkan. Kemudian kelima, para peserta diperbolehkan melaksanakan survei lapangan secara independen dalam seminggu ini agar menghasilkan karya yang optimal. Keenam, Jembatan Pulau Balang merupakan salah satu akses alternatif dan icon dari IKN. Ketujuh, peserta diharapkan untuk fokus deliniasi kawasan 190.000 hektare. Kedelapan, konservasi menjadi pertimbangan utama. Kesembilan, kawasan lindung harus dipertahankan. Kesepuluh, budaya lokal atau kearifan lokal masyarakat setempat juga harus menjadi pertimbangan dalam desain. Lalu yang kesebelas, dimungkinkan saja adanya bandara atau airport khusus selain di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan....