Slide 1

Galeri Video


Selasa, 15 Januari 2019

Kementerian PUPR Lakukan Revitalisasi dan Penataan Kawasan Pantai Wainitu

Kementeri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani meresmikan Revitalisasi dan Penataan Kawasan Pantai Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Kementerian PUPR melalui Ditjen Sumberdaya Air juga melakukan revitalisasi Pantai Wainitu dengan membangun pengaman untuk menjaga garis pantai dari abrasi dan erosi, sekaligus untuk mendukung pengembangan Ambon Water Front City di zona 9. Pembangunan Pengaman Pantai Wainitu sepanjang 1.451 meter dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Ditjen Sumber Daya Air secara bertahap dari tahun 2013-2015. Pembangunan pengaman pantai dilanjutkan dengan penataan kawasan Wainitu yang sebelumnya merupakan salah satu kawasan kumuh di Kota Ambon. Penataan dilakukan oleh Ditjen Cipta Karya pada tahun 2018 dengan anggaran Ro 11,3 miliar berupa pembangunan landmark, jalur pejalan kaki sepanjang 350 meter, lapangan futsal dan volley, jembatan, tempat bermain anak dan kawasan taman. Selain itu dilengkapi oleh lampu penerangan, tempat sampah dan gazebo. Kehadiran kawasan Wainitu yang kini lebih tertata, bermanfaat bagi warga Kota Ambon sebagai tambahan ruang publik untuk interaksi warga, disamping itu Pantai Wainitu menjadi salah satu destinasi baru di Kota Ambon. Kesadaran dan peran aktif masyarakat memelihara kawasan Pantai Wainitu sangat penting salah satunya tidak membuang sampah ke laut. #PUPRsiapmelayani #InfrastrukturUntukIndonesiaMaju #PUPRSigapMembangunNegeri #PUPRBangkitMelawanKorupsi...

Selasa, 15 Januari 2019

Menteri Keuangan dan Menteri PUPR Resmikan Dermaga Tawiri di Ambon

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani meresmikan Penataan Kawasan Dermaga Tawiri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Peresmian dilakukan dengan penekanan tombol dan dilanjutkan penandatangan prasasti oleh Menkeu Sri Mulyani di Dermaga Tawiri, Kota Ambon, Rabu (9/1/2018). Turut hadir dalam peresmian tersebut, Gubernur Maluku Said Assagaff, Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama Antongan Simatupang dan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler. Penataan Kawasan Dermaga Tawiri berupa pembangunan Dermaga TNI AL yang dilengkapi kantor, gudang senjata, pos jaga, dan klinik. Anggaran pembangunan sebesar Rp 121 miliar yang bersumber dari SBSN tahun 2017-2018. Pembangunan dikerjakan oleh Kontraktor PT. Brantas Abipraya dengan konsultan PT. Yodya Karya. Pembangunan Dermaga Tawiri beserta sarana dan prasarana penunjang lainnya untuk melayani sandar kapal tonase besar milik TNI AL yang tidak bisa melintas dibawah Jembatan Merah Putih. Pada tahun 2018, penataan ditambah dengan pembangunan Mess bagi Perwira, Tamtama dan Bintara yang dilengkapi furnitur dengan anggaran total Rp 20,1 miliar dengan kontraktor PT. Adhidaya Evaniatama. Penataan kawasan Dermaga Tawiri dilanjutkan tahun 2019 dimana akan dilakukan penataan lansekap dan dibangun dock seluas 48.155 m2, kawasan mangrove seluas 17.264 m2 dan fasilitas umum seperti monumen, masjid, gereja Protestan dan gereja Katolik. Biaya pembangunan diperkirakan sebesar Rp 30,6 miliar. #PUPRsiapmelayani #InfrastrukturUntukIndonesiaMaju #PUPRSigapMembangunNegeri #PUPRBangkitMelawanKorupsi...

Rabu, 09 Januari 2019

Pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pembangunan bendungan kering (Dry Dam) Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat...

Selasa, 08 Januari 2019

Trans Jawa Memangkas Jarak Melancarkan Usaha

Pendapat mereka yang sudah merasakan manfaatnya Jalan Tol Trans Jawa...

Jumat, 04 Januari 2019

Infrastruktur Kerakyatan Tetap Menjadi Prioritas di 2019

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan infrastruktur kerakyatan seperti rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan padat karya irigasi kecil merupakan program prioritas Pemerintah di samping pembangunan jalan, jalan tol, jembatan bentang panjang dan bendungan. Melalui program BSPS, masyarakat menerima bantuan uang sebesar Rp 15 juta untuk memperbaiki rumahnya. Penerima bantuan BSPS di Kabupaten Magelang tersebar di 21 desa antara lain, Desa Grabag sebanyak 480 unit, Desa Muntilan sebanyak 140 unit, Desa Tempuran sebanyak 120 unit, Desa Ngablak sebanyak 240 unit, Desa Kaliangkrik sebanyak 160 unit, Desa Pakis sebanyak 230 unit, Desa Dukun sebanyak 268 unit, Desa Mertoyudan sebanyak 180 unit, Desa Secang sebanyak 405 unit. Kemudian di Desa Ngluwar sebanyak 160 unit, Desa Salam sebanyak 120 unit, Kajoran sebanyak 160 unit, Desa Windusari Sebanyak 110 unit, 20 unit, Desa Salaman sebanyak 180 unit, Desa Mungkid sebanyak 170 unit, Desa Bandongan sebanyak 190 unit, Desa Sawangan sebanyak 190 unit, Desa Candimulyo sebanyak 30 unit, Desa Srumbung sebanyak 60 unit, dan Desa Borobudur 200 unit. #PUPRsiapmelayani #InfrastrukturUntukIndonesiaMaju #PUPRSigapMembangunNegeri...



‚Äč