Slide 1

Galeri Video


Senin, 06 Mei 2019

Peresmian Bendungan Gondang oleh Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Gondang di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019). Peresmian diikuti oleh penutupan saluran pengelak yang akan membendung aliran Sungai Garuda oleh Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Ibu Kartika Basuki Hadimuljono, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Beroperasinya Bendungan Gondang akan mengairi sawah seluas 4.680 hektare di Kabupaten Karanganyar dan Sragen secara lebih kontinu sehingga meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 200 menjadi 270 per tahun. Dengan demikian produksi beras di Provinsi Jawa Tengah akan naik sehingga turut mendukung ketahanan pangan nasional. Selain Bendungan Gondang, 7 bendungan lain yang dibangun Kementerian PUPR di Jawa Tengah yaitu Bendungan Logung (Kudus), Pidekso (Wonogiri) Bener (Purworejo), Jlantah (Karanganyar), Randugunting (Blora), Matenggeng (cilacap) dan Jragung (Demak). Pembangunan Bendungan Gondang telah diinisiasi sejak tahun 2014 dengan anggaran Rp 762 miliar dengan kontraktor PT Waskita Karya. Adapun tipe bendungan berupa urugan random zona inti tegak, dengan panjang bendungan 604 meter, tinggi bendungan 71 meter, serta lebar puncak bendungan 71 meter. #PUPRsiapmelayani #InfrastrukturUntukIndonesiaMaju #PUPRSigapMembangunNegeri...

Rabu, 10 April 2019

Jalan Tol Trans Jawa Menyatukan Kekuatan Ekonomi Pulau Jawa

Lebih mudah, lebih cepat, lebih efisien. Tol Trans Jawa kini telah tersambung 933 km dari Merak hingga Grati (Pasuruan)....

Jumat, 05 April 2019

Penanganan Pascabencana Banjir Bandang Sentani

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan sejumlah langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura pada 16 Maret 2019 lalu. Bencana banjir bandang terjadi utamanya di empat lokasi, yakni Doyo Baru, Kemiri, Daerah Sosial dan Dobokuro mengakibatkan setidaknya 105 orang meninggal dunia. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan banjir yang terjadi merupakan peristiwa ulangan, namun debit banjir pada 6-7 tahun lalu tidak sebesar tahun 2019 ini dan masih berada di alur sungai. Perkembangan permukiman yang pesat di kaki pegunungan Cycloop mengakibatkan terjadinya banjir bandang yang membawa material batu, pasir dan kayu log dan membentuk aliran air baru diluar alur sungai eksisting. Pegunungan Cycloop menjadi hulu dari sungai-sungai yang melintasi Kabupaten dan Kota Jayapura, diantaranya Sungai Kemiri, Dobokurung, dan Sungai Bello....

Rabu, 27 Maret 2019

Festival Jalan Tol Pandaan - Malang

Malang - Jalan Tol Pandaan-Malang seksi I-III sepanjang 30 Km akan dapat dioperasikan dalam waktu dekat. Saat ini ruas tol tersebut dalam tahap penyelesaian akhir (finishing) dan dilanjutkan dengan uji laik fungsi oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR). Sementara untuk Seksi IV dan V sepanjang 8 Km, pengoperasiannya masih menunggu keputusan Balai Purbakala dan Cagar Budaya karena ditemukannya situs purbakala....

Kamis, 14 Maret 2019

Pembangunan Jalan Tol Banda Aceh - Sigli Progresif

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai Pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli sepanjang 74,82 km yang dimulai sejak Desember 2018 lalu terbilang cepat, khususnya dalam pembebasan lahan sehingga pekerjaan konstruksi diharapkan dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan data, saat ini progres pembebasan lahan jalan tol tersebut sudah sebesar 29,18% atau sepanjang 21,83 km dari total panjang 74,82 km. Khusus di seksi 4, lahan yang sudah dibebaskan sepanjang 12,68 km dari total panjang 14,71 km. Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi proyek strategis nasional hingga ke Lampung. Dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar 2-3 jam menjadi 1 jam perjalanan. Secara keseluruhan ruas tol Banda Aceh-Sigli ini nantinya akan terbagi enam seksi yakni Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum (25,2 km), Seksi 2 Seulimeum-Jantho (6,1 km), Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14,7 km), Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (7,7 km), dan Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam (5 km). Untuk mendukung pembebasan lahan, pemerintah akan menggunakan skema dana talangan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Total investasi untuk pembangunan ruas tol Sigli – Banda Aceh ini diperkirakan sebesar Rp 12,35 Triliun. Untuk konstruksinya secara keseluruhan dari Banda Aceh ke Sigli, ditargetkan akan selesai pada bulan Maret 2021 sesuai kontrak. Namun secara bertahap direncanakan akan selesai per seksi mulai pertengahan tahun 2020, tergantung dengan kecepatan pembebasan lahannya. Sumber Drone : Serambi On TV Facebook: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Twitter: @kemenpu Instagram: kemenpupr Youtube: kemenpu #PUPRsiapmelayani #InfrastrukturUntukIndonesiaMaju #PUPRSigapMembangunNegeri #PUPRBangkitMelawanKorupsi...