Slide 1

Beranda Galeri Foto


Foto

Senin, 05 Maret 2018

Bendungan Sei Gong Sumber Air Baku Kepri Ditargetkan Selesai 2018

Menteri PUPR Basuki Hadimulyono didampingi Kepala Balai Wilayah sungai Sumatera IV Agus Rudyanto meninjau pembangunan Bendungan Sei Gong, di Desa Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Jumat (14/4). "Kepulauan Riau (Kepri) terjadi defisit, sumber air utama dari air hujan, untuk itu dibangun bendungan,” kata Basuki. Ia menyampaikan, Bendungan Sei Gong adalah bendungan pertama yang dibangun Kementerian PUPR setelah tujuh bendungan yang sudah dibangun oleh BP Batam. Basuki menambahkan, sumber air satu-satunya di Kepulauan Riau berasal dari air hujan. Pertumbuhan ekonomi dan kepadatan penduduk yang terus meningkat pastinya akan membutuhkan air baku. Sementara saat ini kekurangan air baku sudah mulai dirasakan di Kepulauan Riau, tidak hanya di Batam, Bintan dan Galang....

Foto

Senin, 05 Maret 2018

Kementerian PUPR Dukung Industri Pariwisata Batam Melalui Pembangunan Rusun Mahasiswa

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau Rumah Susun (Rusun) Mahasiswa Batam Tourism Polytechnic (BTP) di Jl. Gajah Mada, Kota Batam yang telah selesai pembangunannya. Pembangunan Rusun Mahasiswa BTP dimulai pada 5 Mei 2017 yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Menteri Basuki dan selesai pada Desember 2017. Pembangunan Rusun mahasiswa ini menelan biaya sebesar Rp. 10.8 Milyar dan merupakan bagian dari Program Satu Juta Rumah. Dalam peninjauan Menteri Basuki didampingi Direktur BTP M. Nur Nasution melihat kondisi bangunan, kamar dan fasilitas rusun seperti ketersediaan air, listrik, dan meubelair. Menteri Basuki mengatakan pembangunan Rusun dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pariwisata di Batam. Selain membangun Rusun Mahasiswa, Kementerian PUPR juga membangun untuk santri di pondok Rusun pesantren, aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan di kawasan Industri di berbagai daerah lain. Tahun 2018, Kementerian PUPR telah memprogramkan pembangunan 200 tower Rusun dimana 5 diantaranya berada di Kepri....

Foto

Sabtu, 03 Maret 2018

Jembatan Barelang Batam

Jembatan Barelang (singkatan dari BAtam, REmpang, dan gaLANG) adalah nama jembatan yang menghubungkan pulau-pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Masyarakat setempat menyebutnya "Jembatan Barelang", namun ada juga yang menyebutnya "Jembatan Habibie", karena dia yang memprakarsai pembangunan jembatan itu untuk menfasilitasi ketiga pulau tersebut yang dirancang untuk dikembangkan menjadi wilayah industri di Kepulauan Riau. Ketiga pulau itu sekarang termasuk Provinsi Kepulauan Riau. Jembatan Barelang telah menjadi ikon Kota Batam, bahkan telah populer sebagai landmark-nya Pulau Batam. Apabila Kota Jakarta identik dengan Monas maka orang akan mengidentikan Kota Batam dengan Jembatan Barelang (Barelang Bridge)....

Foto

Sabtu, 03 Maret 2018

Elek Yo Band Pentas di Java Jazz 2018

Elek Yo Band yang diisi dengan beberapa menteri kabinet kerja ini tampil di di Java Jazz 2018 dengan membawakan beberapa lagu, salah satunya bento dari Iwan Fals.....

Foto

Jumat, 02 Maret 2018

Keindahan Flyover Simpang Laluan Madani Batam Di Kala Malam

Pembangunan Jembatan Bentang Panjang di berbagai daerah oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tidak hanya memperhatikan aspek fungsi dan keamanan saja namun juga keindahan struktur dan penataan kawasan sekitar. Salah satunya pada proyek pembangunan Flyover (FO) Laluan Madani yang berada di Simpang Jam, Kota Batam, Kepulauan Riau yang telah diresmikan pada Desember 2017. “Kehadiran infrastruktur jembatan disamping memperlancar arus lalu lintas juga perlu dibuat indah dengan memasukan elemen budaya lokal sehingga bisa menjadi kebanggan masyarakatnya dan menambah estetika kota,” jelas Menteri Basuki beberapa waktu lalu. Pembangunan FO Laluan Madani dilakukan untuk mengatasi masalah kemacetan parah di Simpang Jam yang dilalui arus lalu lintas dari Bandara Hang Nadim yang menuju pusat Kota Batam. Pada saat jam sibuk setiap harinya melintas sekitar 272 ribu kendaraan di kawasan Simpang Jam. FO Laluan Madani memiliki panjang 460 meter dengan 3 lajur disetiap arahnya. Pembangunan dikerjakan oleh kontraktor PT. Pembangunan Perumahan (PP) dengan biaya Rp 180 miliar....