Slide 1

Berita BPSDM > Kebutuhan Formasi Jabatan Fungsional Dosen Politeknik PU


Jumat, 20 November 2020, Dilihat 63 kali

Solo, 20 November 2020 - Dengan adanya kekurangan jumlah dosen yang sangat signifikan, Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) bekerjasama dengan Politeknik PU mengadakan pembahasan tentang Perhitungan Kebutuhan Formasi Jabatan Fungsional Dosen di Badan Pengembangan SDM untuk mendukung kinerja organisasi yang efektif dan efisien di Solo, Jumat (20/11).

Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris BPSDM Herman Suroyo menyampaikan data yang didapat dari Politeknik PU, di tahun 2020 ini untuk ketersedian jumlah dosen baik itu Program studi Jalan Jembatan. Bangunan Gedung dan Bangunan Air berjumlah sekitar 20 orang dosen tetap, sedangkan jumlah mahasiswa dari 3 jurusan mencapai kira-kira 280 orang dari 2 angkatan, yang artinya 1 berbanding 14.

Berdasarkan hasil perhitungan, rekapitulasi kebutuhan formasi jabatan fungsional dosen Politeknik PU, yaitu sebanyak 45 dosen dari seluruh Program Studi (Prodi Teknik Konstruksi Bangunan Gedung, Prodi Teknik Konstruksi Bangunan Air, dan Prodi Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan). Sementara, kebutuhan dosen di luar program studi sebanyak 8 orang (meliputi mata kuliah B.Indonesia, B.Inggris, Matematika, Fisika, Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan, MIPA, Sosial). Total kebutuhan formasi dosen untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di Politeknik Pekerjaan Umum yaitu sebanyak 53 orang.

Direktur Politeknik PU, Prof. Indratmo mengatakan, “Dosen tidak harus PNS, tenaga pengajar boleh diisi dari kalangan praktisi dengan status NIDK (Nomor Induk Dosen Khusus). Namun demikian, meski bukan berasal dari PNS harus diperhatikan hak-haknya agar sama dengan PNS, hanya dibedakan dari sisi dana pensiun. Hal ini belum disusun dalam peraturan tertulis di Politeknik Pekerjaan Umum.”

 

 Acara Pembahasan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang cara menghitung formasi kebutuhan jabatan fungsional dosen di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, acara ini sendiri dibimbing secara langsung oleh Narasumber dari instansi pembina yaitu k PU sendiri, dan dihadirkan pula narasumber dari Biro Kepegawaian dan Ortala yang aKementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta dari internal BPSDM yakni dari Politeknikan menggambarkan kondisi eksisting jabatan fungsional di Kementerian PUPR.