Slide 1

Berita BPSDM > Pelatihan ToT untuk Calon Pengajar Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara


Senin, 19 Oktober 2020, Dilihat 41 kali

Medan, 19 Oktober 2020 - Dalam rangka para mencetak instruktur bidang pengelolaan teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara (PBGN) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Dinas Bidang PUPR Daerah, Badan Sumber Daya Manusia (BPSDM) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air (SDA) dan Permukiman mengadakan pelatihan ToT (Training of Trainers) Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara. 

PBGN yang dimaksudkan di sini, mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, Bangunan Gedung Negara adalah bangunan gedung untuk keperluan dinas yang menjadi barang milik negara atau daerah dan diadakan dengan sumber pembiayaan yang berasal dari dana APBN, APBD, dan/atau perolehan lainnya yang sah. 

Pelatihan ToT Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara ditujukan bagi para pelaksana yang melakukan pembinaan Pembangunan Bangunan Gedung Negara (PBGN) dan/atau instansi terkait, dan Pejabat Fungsional Teknis Tata Bangunan dan Perumahan tingkat Ahli di tingkat pusat atau daerah.  

Pelatihan yang difasilitasi oleh Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah I Medan ini akan berlangsung selama 9 (Sembilan) hari mulai tanggal 19 - 27 Oktober 2020, dengan metode pembelajaran secara jarak jauh. Para peserta pelatihan sebanyak 22 (dua puluh dua) orang, yang berasal dari Pusat dan Dinas PUPR. 

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDA dan Permukiman, Ruhban Ruzziyatno dalam sambutannya mengatakan, “Pelatihan Training of Trainers (ToT) Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara merupakan pelatihan teknis untuk meningkatkan kompetensi ASN agar mampu menjadi seorang instruktur dalam rangka mencetak tenaga pengelola teknis pembangunan bangunan gedung negara sesuai dengan Peraturan Presiden No. 73 tahun 2011 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara,” Medan (19/10). 

Ia juga menambahkan, “Keberhasilan dalam rangka Pembangunan Bangunan Gedung Negara tentunya sangat berkaitan erat dengan kinerja bapak dan ibu sebagai calon instruktur, dengan kualitas ASN didalamnya yang paham betul mengenai pengelolaan kegiatan pembangunan bangunan gedung negara di bidang teknis administratif. Keberadaan bapak ibu sebagai ujung tombak mendukung pembangunan infrastruktur PUPR sangat dibutuhkan.” 

Menutup sambutannya, Ruhban mengharapkan agar para peserta dapat mengambil manfaat dari pembekalan yang diberikan para instruktur yang berpengalaman, dari berdiskusi dan bertukar pikiran selama pelatihan, dalam rangka memahami dan membantu berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.