Slide 1

Berita BPSDM > Assessment Calon Pejabat Fungsional Gelombang IV dan Pemetaan Calon Pranata Laboratorium Pendidikan


Senin, 19 Oktober 2020, Dilihat 31 kali

Ilustrasi

Jakarta, 19 Oktober 2020 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pusat Pengembangan Talenta, menyelenggarakan kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi (assessment) Online Inpassing Jabatan Fungsional (Jafung) Bidang PUPR Gelombang IV dan Pemetaan Calon Pranata Laboratorium Pendidikan. Kegiatan ini difasilitasi oleh Balai Penilaian Kompetensi Jakarta.

 

Assessment dilaksanakan dalam rangka untuk mengukur potensi, kompetensi manajerial dan sosial kultural, serta kompetensi teknis yang dimiliki oleh para calon pejabat fungsional sesuai dengan standar kompetensi jabatan fungsional yang dipersyaratkan.

 

Dalam laporan panitia penyelenggara, Kepala Balai Penilaian Kompetensi Lina Anggraini menyampaikan, proses assessment kali ini diikuti oleh 67 peserta. Terdiri dari Penilaian Potensi dan Kompetensi Online Inpassing Jabatan Fungsional (Jafung) Bidang PUPR Gelombang IV yang berjumlah 53 peserta dan Pemetaan Calon Pranata Laboratorium Pendidikan sejumlah 14 peserta. Kegiatan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari, dari tanggal 19 – 22 Oktober 2020.

Pembukaan kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi Online Inpassing Jabatan Fungsional (Jafung) Bidang PUPR IV dan Pemetaan Calon Pranata Laboratorium Pendidikan secara resmi dilakukan oleh, Canka Putri Kepala Pusat Pengembangan Talenta, yang mewakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya Canka menyatakan bahwa proses pemenuhan kebutuhan ASN di lingkungan Kementerian PUPR dilaksanakan dengan menitikberatkan pada kompetensi dan kinerja pegawai.

“Oleh sebab itu Kementerian PUPR harus memiliki: Pegawai yang Berintegritas, Profesional, Orientasi Misi, Visioner dan Etika – Akhlakul Karimah (iProVe), yang dilengkapi dengan sistem pengukuran kompetensi yang fair atau objektif dan Penataan jabatan baik pelaksana, jabatan struktural, jabatan fungsional, maupun jabatan kesatkeran, yang berbasis kompetensi melalui pemetaan atau seleksi potensi dan kompetensi, dimana hasilnya dapat dijadikan dasar pengembangan karir sesuai dengan pola karir berbasis Sistem Merit,” tegas Canka.

Di bagian penutup sambutan Cangka juga mengingatkan tentang Visium Kementerian PUPR 2030 yaitu: pembangunan bendungan multifungsi untuk memenuhi kapasitas tampung 120 m3/kapita/tahun, terlaksananya 100% Smart Living dan pembangunan jalan 99% mantap dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya materi lokal. Menurutnya, peranan para pejabat fungsional sebagai motor penggerak pembangunan infrastruktur. 

“Artinya pejabat fungsional mempunyai peran penting dan strategis atas terwujudnya pembangunan infrastruktur yang tercakup dalam Visium 2030 tersebut,” pungkas Canka.