Slide 1

Berita BPSDM > Penilaian Potensi dan Kompetensi Online sebagai Implementasi Transformasi Digital Industri 4.0


Rabu, 30 September 2020, Dilihat 65 kali

Jakarta, 30 September 2020 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM PUPR) melalui Pusat Pengembangan Talenta kembali melaksanakan kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi Pemetaan dan Inpassing Jabatan Fungsional (Jafung) Bidang PUPR. Kali ini untuk gelombang ke-2 dengan peserta sebanyak 54 orang, yang berasal dari Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Konstruksi.

Di tengah masa pandemi Covid 19 yang belum usai, semangat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam melaksanakan assessment pemetaan dan inpassing Jafung tidaklah surut, meski harus dilaksanakan secara online selama 3 (tiga) hari.  

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sugiyartanto dalam sambutan pembukaan kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi Online Pemetaan dan Inpassing Jabatan Fungsional Bidang PUPR batch 2 (dua) mengatakan, “Penilaian potensi dan kompetensi online ini sekaligus sebagai implementasi transformasi digital industri 4.0 yang memungkinkan penyelenggaraan penilaian potensi dan kompetensi dilakukan secara online namun tetap mengedepankan kaidah-kaidah yang berlaku dalam assessment center,” Jakarta (30/9). 

Lebih lanjut, Sugiyartanto menyatakan, “Dalam pelaksanaan secara online seperti ini banyak dari peserta yang mengikuti dari kantor, ada sebagian dari rumah karena sedang WFH dan sebagian assessor juga sebagian dari rumah. Kuncinya adalah kelancaran dalam menggunakan alat perlengkapan komputer dan jaringan internet yang baik, karena jika internet sudah tidak lancar maka akan mengganggu proses penilaian terutama saat wawancara.”  

Sementara itu, Nina Insania Karmila Permana, koordinator psikolog pada kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi Pemetaan dan Inpassing Jabatan Fungsional Bidang PUPR melalui sambungan telepon mengemukakan tentang kendala teknis yang dihadapi beberapa peserta.  

“Jika berkaca dari peserta batch satu, secara keseluruhan sudah dapat mengikuti kegiatan ini dengan lancar dan baik serta sudah sesuai dengan target yang diharapkan. Tapi masih ada beberapa peserta dalam persentase yang sangat kecil merasa kesulitan karena memang ada peserta yang sudah berusia tua, ada peserta yang awam dengan komputer dan beberapa yang berada didaerah yang internetnya kurang bagus,” jelas Nina. 

Nina pun menambahkan, “Walaupun demikian, kami tetap mendampingi para peserta hingga proses selesai. Saya bersama tim terus memandu peserta yang kesulitan dalam mengoperasikan komputer seperti cara menjawab pertanyaan, menulis jawaban pada word sampai upload dokumen ke sistem dengan cara melakukan video call whatsapp, sehingga peserta akan dengan mudah mengikuti instruksi dari kami, dengan harapan menghasilkan data yang baik.” 

Data hasil proses penilaian potensi dan kompetensi ini akan menjadi profil dari para calon pengisi jabatan fungsional bidang PUPR, oleh karena itu kejujuran dari para peserta menjadi aspek yang sangat penting. Dari data profil yang diisi dengan jujur akan dapat digunakan secara maksimal oleh BPSDM dalam pemenuhan kebutuhan jabatan fungsional di lingkungan Kementerian PUPR.