Slide 1

Berita Sekretariat Jenderal > Ketentuan Persentase Jumlah Pegawai Work From Office (WFO)


Senin, 14 September 2020, Dilihat 195 kali

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 20/SE/M/2020 tentang Ketentuan Persentase Jumlah Pegawai yang Melaksanakan Tugas Kedinasan di Kantor (Work From Office) di Kementerian PUPR. SE Menteri PUPR tersebut merupakan tindak lanjut adanya SE Menteri Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) nomor 67 tahun 2020 tentang Perubahan Atas SE Menteri PAN-RB nomor 58 tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru.

 

Dalam ketentuan SE Menteri PUPR tersebut diyatakan adanya panduan bagi para Pimpinan Unit Kerja untuk mengatur persentase jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) berdasarkan sistem zonasi lokasi kantor. Sebagaimana diketahui, kriteria wilayah berdasarkan risiko penyebaran Covid-19 terbagi menjadi 4 (empat) yakni tidak terdampak, rendah, sedang, dan tinggi.

 

Pengaturan bagi unit kerja yang berada pada zona kabupaten/kota berkategori tidak terdampak/tidak ada kasus, maka Pimpinan Unit Kerja dapat mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) paling banyak 100% (seratus persen) pada unit kerja yang bersangkutan.

 

Selanjutnya bagi unit kerja yang berada pada zona kabupaten/kota berkategori risiko rendah, maka Pimpinan Unit Kerja dapat mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) paling banyak 75% (tujuh puluh lima persen) pada unit kerja yang bersangkutan.

 

Sedangkan bagi unit kerja yang berada pada zona kabupaten/kota berkategori risiko sedang, maka Pimpinan Unit Kerja dapat mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) paling banyak 50% (lima puluh persen) pada unit kerja yang bersangkutan.

 

Terakhir, bagi unit kerja yang berada pada zona kabupaten/kota berkategori risiko tinggi, maka Pimpinan Unit Kerja dapat mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) paling banyak 25% (dua puluh lima persen) pada unit kerja yang bersangkutan.

 

Sebagaimana diketahui, berdasarkan laporan gugus tugas covid-19 sesuai data per 9 September 2020 jumlah terkofirmasi postif covid-19 sejumlah 203.342 orang, jumlah sembuh sebanyak 145.200 orang dan sebanyak 8.336 orang meninggal dunia, di 34 provinsi dan 489 kabupaten/kota.

 

Melalui SE Menteri PUPR nomor 20/SE/M/2020 tersebut, para ASN di lingkungan Kementerian PUPR kembali diingatkan agar selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan, namun tetap optimal, aman, serta produktif dalam menjalankan layanan publik bidang infrastruktur. SE Menteri PUPR sebelumnya yaitu nomor 14/SE/M/2020 tentang jadwal penugasan bekerja bagi pejabat dan pegawai di Kementerian PUPR dalam pelaksanaan tatanan normal baru masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan SE nomor 20/SE/M/2020 ini.



‚Äč