Slide 1

Berita Sekretariat Jenderal > Pedoman Kerja Baru, Pegawai PUPR Jabodetabek Dibagi 2 Shift


Rabu, 29 Juli 2020, Dilihat 62 kali

Pemerintah resmi menerapkan tatanan normal baru atau yang dikenal dengan new normal. Dengan begitu, seluruh aktivitas dapat kembali berjalan, namun tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

 

Berjalannya masa new normal ini membuat seluruh perusahaan, industri, hingga lembaga membentuk pedoman tata kerja yang baru, tak terkecuali dengan lingkungan kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 

Sesuai dengan Surat Edaran Menteri PUPR No. 14 Tahun 2020 tentang Jadwal Penugasan Bekerja bagi Pejabat dan Pegawai di Kementerian PUPR dalam Pelaksanaan Tatanan Normal Baru yang resmi ditetapkan pada Jumat (10/7) lalu, terdapat 8 pengaturan jadwal penugasan.

 

SE tersebut bertujuan sebagai acuan bagi Pimpinan Unit Kerja di Kementeria PUPR dalam menyusun jadwal penugasan bekerja dan untuk mewujudkan pencegahan penyebaran Covid-19, serta terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.

 

Supaya pekerjaan yang dilakukan tetap produktif dan aman dari Covid-19, para pegawai PUPR perlu memperhatikan beberapa hal, seperti mematuhi protokol keselamatan dalam rangka pencegahan meluasnya penularan Covid-19, serta mengatur jadwal kerja dengan ketentuan penugasan bekerja di kantor (Work From Office/WFO) atau penugasan bekerja di tempat tinggal (Work From Home/WFH).

 

Kemudian, bagi Pejabat Pimpinan Tinggi, Pejabat Administrasi, Pejabat Fungsional Ahli Utama, Pejabat Fungsional Ahli Madya, Koordinator, dan Sub Koordinator tetap melaksanakan WFO sebagaimana mestinya.

 

Untuk pegawai lainnya akan terbagi dalam 2 kelompok yang dilaksanakan secara bergantian setiap minggu berikutnya, yaitu kelompok penugasan I melaksanakan WFO selama 3 hari pada Senin, Rabu, dan Jumat, serta melaksanakn WFH 2 hari pada Selasa dan Kamis. Sedangkan untuk kelompok penugasan II melaksanakan WFO selama 2 hari, yaitu Selasa dan Kamis, serta WFH 3 hari pada Senin, Rabu, dan Jumat.

 

Jumlah jam kerja juga berubah, yaitu menjadi 8,5 jam per hari termasuk waktu istirahat dengan jadwal Senin—Kamis pukul 08.00 s.d pukul 16.30, dan Jumat pukul 08.00 s.d pukul 17.00.

 

Khusus untuk pegawai yang bertugas di wilayah JABODETABEK, pelaksanaan WFO akan dilakukan dalam 2 shift dengan komposisi 50:50 untuk masing-masing shift dengan jadwal Senin-Kamis shift-1 jam kerja pukul 07.30 s.d pukul 16.00;  Shift-2 jam kerja pukul 10.00 s.d pukul 18.30, serta Jumat shift-1 jam kerja pukul 07.30 s.d pukul 16.30; shift-2 jam kerja pukul 10.00 s.d pukul 19.00.

 

Selain itu, pencatatan kehadiran bagi pegawai yang melaksanakan WFO maupun WFH akan tetap dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Mobile eAbsensi PUPR. Para pegawai yang melaksanakan WFH juga diimbau untuk selalu mengaktifkan alat komunikasi supaya dapat lebih responsif terhadap penugasan dari pimpinan.

Meskipun adanya SE baru terhadap pedoman tata kerja, namun SE Menteri PUPR Nomor 06/SE/M/2020 masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan SE ini.

Dengan adanya pedoman tata kerja yang baru di masa new normal ini, pegawai diharapkan tetap dapat bekerja sesuai pedoman yang ada dan bertanggung jawab terhadap segala penugasan yang diberikan.



‚Äč