Slide 1

Berita BPSDM > Tingkatkan Kinerja Kepemimpinan, Peserta PKA Studi Banding Kepada Pemkot Semarang


Senin, 30 Maret 2020, Dilihat 92 kali

Bandung, 30 Maret 2020 – Dalam rangka membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memiliki kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi pemerintah yang memiliki best practice dalam pengelolaan tugas dan fungsinya, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2020 mengadakan studi lapangan ke Pemerintah Kota Semarang, Senin (30/3)

Studi lapangan dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh, dimana penjelasan kepada para peserta dilakukan lewat konferensi video. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) PUPR, Sugiyartanto, dalam arahannya kepada 18 peserta pelatihan melalui konferensi video, mengatakan studi lapangan mengenai kinerja organisasi Pemkot Semarang dimaksudkan untuk menilai aktualisasi kepemimpinan manajemen kinerja dengan merumuskan knowledge replication, dan knowledge customization (adopsi dan adaptasi) dalam suatu pembelajaran dengan menerapkan agenda kepemimpinan kinerja dan manajemen kinerja yang memiliki best practice dalam pengelolaan tugas dan fungsinya, baik secara kelompok maupun individual.

Sugiyartanto berharap para peserta pelatihan dapat mengaktualisasikan kepemimpinan kinerjanya untuk mendukung pelaksanaan tugas pengendalian kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik dan efisien sesuai dengan standar operasional prosedur dan terselenggaranya peningkatan kinerja secara berkesinambungan.

Kegiatan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator tersebut dimaksudkan untuk melihat, mengamati, dan mempelajari secara langsung pengelolaan tugas dan fungsi organisasi beserta keunggulan atau inovasi yang telah diterapkan pada lingkungan Pemkot Semarang agar peserta mendapatkan pengayaan wawasan terkait strategi untuk menciptakan dan menerapkan inovasi atau bahkan dari hasil studi lapangan tersebut peserta bisa mendapatkan pembelajaran mengenai bagaimana mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan strategi dan manajemen kinerja pelayanan publik sesuai lokus.

Lokus studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator yang dilaksanakan pada 30 Maret hingga 1 April 2020 tersebut merupakan kerjasama antara Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung sebagai penyelenggara diklat dengan Pemerintahan Kota Semarang, diantaranya: Dinas PU, Bappeda, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Dinas Komunikasi, Statistik dan Persandian, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkot Semarang.

Sugiyartanto menambahkan, pemilihan Pemkot Semarang sebagai lokus studi lapangan pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator dikarenakan Pemkot Kota Semarang memilki beberapa keunggulan dalam tata kelola pemerintahan serta telah mendapatkan berbagai penghargaan, baik di level nasional maupun internasional atas inovasinya dalam mengelola tugas-tugas pemerintahan serta menyediakan pelayanan publik yang prima bagi warganya. Pada level internasional, pada 2019 Kota Semarang memperoleh penghargaan dari European Society for Quality Research kategori kota terbaik dalam inisiasi strategi manajemen organisasi serta penghargaan Kota Wisata Terbersih se-Asia Tenggara (ASEAN Clean Tourist City Standard 2020-2022) pada ASEAN Tourism Forum. Pada level nasional Kota Semarang berhasil memboyong sembilan kategori penghargaan kota menuju cerdas Geosmart 2019 yang digelar oleh ITB, selain tiga penghargaan dari tiga bidang yang berbeda, yakni Pembangunan Infrastruktur, Kota Layak Anak (KLA) dan Ruang Bermain Ramah Anak yang diraih pada ajang Indonesia Attractiveness Index (IAI) di Jakarta Tahun 2019. (Balai IV & Datin)



‚Äč