Slide 1

Berita BPPSPAM > Awal Tahun 2020 Air SPAM Umbulan Langsung Mengalir dari Kran PDAM


Jumat, 27 Desember 2019, Dilihat 472 kali

Ketua BPPSPAM, Bambang Sudiatmo menyatakan bahwa awal tahun 2020 air dari SPAM Umbulan dapat langsung mengalir dari kran Perusahaan Daerah Air Minum di 5 kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur.

“Semua PDAM offtaker SPAM Umbulan sudah menyatakan siap untuk menyerap air dari SPAM Umbulan secara bertahap,”kata Ketua BPPSPAM, Bambang Sudiatmo pada acara peresmian (soft launching) SPAM Umbulan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di fasilitas offtake Porong, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (22/12/2019).

“PDAM Kota Pasuruan contohnya, mereka telah selesai membangun jaringan sekunder dan tersiernya sehingga ketika PAM Umbulan beroperasi, airnya langsung dapat digunakan oleh masyarakat,”lanjut Bambang.

Sementara itu PDAM Kabupaten Sidoarjo juga telah menyatakan siap untuk menyalurkan air tahap pertama dari SPAM Umbulan sebesar 200 liter per detik kepada masyarakat. Rencananya air tersebut akan akan didistribusikan ke daerah Kecamatan Candi dan Kecamatan Buduran yang jaringan distribusinya telah tersedia.

Adapun PDAM Surabaya, akan memanfaatkan air tahap pertama dari SPAM Umbulan dengan kapasitas 500 liter per detik untuk menambah jam layanan kepada pelanggannya. Selain disalurkan oleh PDAM, air dari SPAM Umbulan juga akan dimanfaatakan oleh PDAB Jawa Timur sebesar 200 liter per detik untuk melayani penyediaan air minum di Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) dan Kawasan Ngoro Industri Persada (NIP).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa pada bulan Januari 2020 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan dapat beroperasi. Saat ini masih ada 1,9 kilometer (km) dari 93,7 km total jaringan pipa SPAM Umbulan yang belum terpasang. “Mudah-mudahan tiga minggu lagi bisa diselesaikan, sehingga pada Januari 2020 seluruh distribusi air bisa maksimal untuk lima daerah itu,” kata Khofifah.

“Kalau jaringan pipa itu tersambung sepenuhnya, fasilitas yang dibangun dengan skema KPBU ini akan melayani 1,3 juta masyarakat di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik,”kata Khofifah.

Agar fasilitas ini dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, Ia berharap agar pengelolaan SPAM Umbulan mengedepankan prinsip public service obligation (PSO) yaitu penerapan tarif khusus untuk golongan masyarakat tertentu.

Untuk memenuhi besaran tarif air minum SPAM Umbulan yang terjangkau bagi masyarakat sesuai harapan Gubernur Jawa Timur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan SPAM (BPPSPAM) sejak awal telah terlibat dalam pendampingan dan penyusunan perencanaan SPAM Umbulan.

BPPSPAM juga secara aktif melakukan koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum offtaker untuk menyiapkan jaringan distribusi di masing-masing daerah untuk mendukung pengoperasian SPAM Umbulan di bagian hilir.

Dukungan konstruksi juga dilakukan Kementerian PUPR berupa pembangunan pipa dari titik offtake sampai ke distribusi utama, Pembangunan instalasi pengolahan air dari Kali Rejoso dengan kapasitas 300 liter per detik, ijin penempatan pipa pada jalan tol yang dilalui antara lain ruas jalan tol Pasuruan-Gempol, Gempol-Pandaan, Surabaya-Gempol, Surabaya-Mojokerto dan Surabaya-Gresik dan Pengurangan biaya sewa lahan di jalan tol.

Disamping itu melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR juga akan segera menyelesaikan pembangunan SPAM perkotaan dan SPAM di 12 kecamatan rawan air di Kabupaten Pasuruan.