Slide 1

Berita PUPR > Kementerian PUPR Targetkan Jembatan Landak di Kota Pontianak Beroperasi Akhir 2019


Jumat, 22 November 2019, Dilihat 60 kali

Pontianak - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung pembangunan infrastruktur di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) yang berkembang pesat dari sisi jumlah penduduk maupun aktivitas perekonomiannya. Dukungan tersebut dilakukan salah satunya melalui pembangunan duplikasi Jembatan Landak.

 “Pembangunan infrastruktur di Kubu Raya berarti juga mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak, karena memiliki wilayah yang mengelilingi Kota Pontianak,” kata Ketua rombongan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR-RI Syarif Abdullah Alkadrie di Pontianak, Kamis (21/11/2019).

Duplikasi Jembatan Landak sepanjang 504 meter, sangat ditunggu masyarakat Kota Pontianak karena akan mengurangi kemacetan akibat tingginya volume lalu lintas, selain itu juga sebagai akses angkutan logistik ke bagian utara Provinsi Kalbar, karena keberadaannya tidak jauh dari kawasan industri di pesisir Sungai Kapuas.

Pembangunan duplikasi jembatan ini dilaksanakan pada tahun 2017 dengan anggaran Rp 80 miliar. Memiliki bentang tengah sepanjang 387 meter, jalan pendekat (oprit) sisi selatan 73 meter dan oprit sisi utara 44 meter. Progres pembangunan jembatan saat telah rampung 100 %.

 “Pembangunan infrastruktur di Kubu Raya menjadi sangat penting karena wilayah ini merupakan wilayah pemekaran yang mampu menjadi penyanggah bagi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat”, kata Bupati Kubu Raya Muda Hendrawan.

Direktur Jembatan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR Iwan Zarkasi mengatakan bahwa saat ini jalan akses jembatan tersebut masih dalam proses pembebasan lahan oleh Pemprov Kalbar dan Pemkot Pontianak.

"Pembangunan infrastruktur tanpa adanya kerja sama antara Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah merupakan hal yang mustahil”, kata Iwan.

Pada kesempatan tersebut, Komisi V DPR-RI juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur lain yang dikerjakan Kementerian PUPR di Kalbar seperti program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Wilayah Kubu Raya merupakan pintu masuk di Kalimantan Barat baik melalui jalur darat dan jalur udara. Karena itu, keberadaan PLBN dan Bandara Supadio sangat penting. (Hil/PPHAL)



‚Äč