Slide 1

Berita BPSDM > Pemanfaatan Sistem Informasi SDM Untuk Akselerasi Pengembangan Kompetensi ASN


Kamis, 16 Mei 2019, Dilihat 166 kali

Suasana kegiatan Pemanfaatan Sistem Informasi BPSDM & Pemutahiran Aplikasi Manajemen Pelatihan (e-Pelatihan)

Tahun 2019, kegiatan pelatihan SDM di Kementerian PUPR ditargetkan sebanyak 10.050 orang yang diselenggarakan oleh Balai-Balai Diklat Penyelenggara Pelatihan Kementerian PUPR yang tersebar di penjuru nusantara. “Ke depannya kita diminta untuk meningkatkan terus jumlah pesertanya,"kata Sekretaris BPSDM K.M Arsyad dalam acara Pemanfaatan Sistem Informasi BPSDM & Pemutahiran Aplikasi Manajemen Pelatihan (e Pelatihan) di Palembang (16/5). 

Sebagaimana diketahui, sesuai UU ASN No. 5 Tahun 2014, untuk mengembangkan kompetensinya, Aparatur Sipil Negara mempunyai hak sebanyak 20 jam pelajaran per tahun. “BPSDM memfasilitasi pelatihannya, tetapi kami juga menginginkan semua ASN mengetahui dan merasakan haknya tersebut,”kata Arsyad. “Kami harus menjamin bahwa setiap ASN sudah memperoleh haknya tersebut,” tambah Arsyad. 

Salah satu cara untuk mendukung kompetensi ASN dan penyelenggaraan pelatihan tersebut serta dukungan terhadap industri 4.0, BPSDM PUPR mengembangkan berbagai Aplikasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai upaya mendukung pengembangan SDM Kementerian PUPR yang efektif & efisien. 

Aplikasi tersebut diantaranya adalah Si-Mantu (Sistem Manajemen Pengetahuan) PUPR merupakan sistem pengelolaan asset intelektual/Pengetahuan bagi ASN Kementerian PUPR untuk belajar dan berbagai pengetahuan bidang ke-PUPR-an, dan media untuk berkonsultasi kepada para tenaga ahli.

Aplikasi lainnya adalah e-Pelatihan yang merupakan sistem manajemen pelatihan Kementerian PUPR, selain sebagai pengelolaan pelaksanaan pelatihan, juga memfasilitasi diantaranya kebutuhan database terkait peserta diklat, modul, dan jadwal pelatihan. Saat ini e-pelatihan sudah berkembang untuk memfasilitasi pelaksanaan Diklat menggunakan metode e-learning sehingga lebih memudahkan peserta pelatihan untuk pembelajaran jarak jauh, dimanapun dan kapanpun. 

Selain itu juga BPSDM Kementerian PUPR bersama Badan Sandi dan Sandi Negara (BSSN) telah bekerjasama dalam penerapan Sertifikasi Elektronik dalam penerbitan sertifikat pelatihan, dengan teknologi digital signature menggunakan tandatangan elektronik lebih mempercepat proses penerbitan sertifikat yang terjamin keasliannya.

Pembangunan aplikasi Simantu dan e-pelatihan tersebut berperan penting dalam upaya mengakselerasi pembangunan SDM PUPR yang unggul dan berdayasaing terlebih dalam era Revolusi Industri 4.0. “Pemanfaatan sistem informasi e-pelatihan tersebut harus benar-benar dilakukan, sehingga pada akhirnya bisa digunakan untuk pengembangan karir individu,”tambah Arsyad.