Slide 1

Berita BPJT > Kunjungan Wakil Bupati Semarang dan Anggota DPRD Semarang ke BPJT


Kamis, 21 Maret 2019, Dilihat 187 kali

Wakil Bupati Semarang Bapak Ngesti Nugraha dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang melakukan kunjungan ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam rangka penyelesaian permintaan Jembatan Penghubung di Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (19/3).

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat BPJT dipimpin oleh Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR Bapak Agita Widjajanto dan dihadiri oleh PT. Jasamarga Solo Ngawi, PT. Trans Marga Jateng selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Jalan Tol Semarang-Solo dan pejabat di lingkungan Sekretaris BPJT.

Wakil Bupati Semarang mengatakan bahwa ada permintaan dari masyarakat untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tol Semarang-Solo yang menghubungkan Dusun Deresan dan Dusun Ketanggen Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.

Jasamarga Solo Ngawi telah membangun dua buah perlintasan di Seksi IV Salatiga-Boyolali yang berjarak ± 200 meter dari lokasi yang dilengkapi dengan frontage selebar 3 meter untuk perlintasan pergerakan aktivitas warga setempat, namun dirasa kurang dekat dengan pemukiman warga.

Bapak Agita Widjajanto mengatakan “Setelah mempertimbangkan aspek teknis keselamatan secara konstruksi ternyata jembatan yang diinginkan warga tersebut berada pada lokasi dengan ketinggian ± 30 Meter dan memiliki kecepatan angin ± 30 knot sehingga cukup membahayakan bagi masyarakat yang akan melintasi.

“Dengan aspek keselamatan maka kami merekomendasikan untuk tidak membangun jembatan JPO yang diusulkan, kepada DPRD dan Pemkab Semarang untuk bersama-sama menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa semua kegiatan aktivitas warga akan difasilitasi dengan jembatan yang sudah dibangun.” tambah Bapak Agita Widjajanto

Sebagai informasi Jalan Tol Semarang-Solo memiliki total panjang 72,64 Km sudah seluruhnya beroperasi. Jalan tol ini terdiri dari 5 Seksi yaitu, Seksi I Semarang-Ungaran sepanjang 10,85 yang sudah diresmikan pada tahun 2011, Seksi II Ungaran-Bawen sepanjang 11,95 diresmikan pada tahun 2014, Seksi III Bawen-Salatiga dengan panjang 17,60 Km yang diresmikan pada 2017, Seksi IV Salatiga-Boyolali sepanjang 24,13 Km dan Seksi V Boyolali-Kartasuro sepanjang 8,41 Km yang telah diresmikan pada 2018.