Slide 1

Berita Ditjen Cipta Karya > Renovasi Dua Rusunawa di Sumbar


Senin, 28 Januari 2019, Dilihat 22 kali

Dalam rangka mencegah peningkatan permukiman kumuh di perkotaan, Direktorat Jenderal Cipta Karya di tahun 2011 telah melaksanakan pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Rusunawa yang mulai beroperasi tahun 2013 ini terdiri dari dua twin block dengan total kapasitas 183 unit hunian, sedangkan untuk penghuni Rusunawa ini terdiri dari, pegawai negeri sipil dan masyarakat berpenghasilan rendah.
 

Dalam rangka mencegah peningkatan permukiman kumuh di perkotaan, Direktorat Jenderal Cipta Karya di tahun 2011 telah melaksanakan pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Rusunawa yang mulai beroperasi tahun 2013 ini terdiri dari dua twin block dengan total kapasitas 183 unit hunian, sedangkan untuk penghuni Rusunawa ini terdiri dari, pegawai negeri sipil dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Di tahun 2018, Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Barat melakukan renovasi terhadap Rusunawa tersebut. Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Barat Zuherman beberapa waktu lalu, mengungkapkan renovasi yang dilakukan terdiri dari perbaikan atap, pengecatan dinding, perbaikan jaringan air minum, perbaikan tangki septik dan pengerjaan keramik lantai.

Sementara itu, di Kelurahan Ladang Laweh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam pada tahun 2014 telah dibangun Rusunawa yang diperuntukkan bagi santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek.

Rusunawa yang terdiri dari satu twin block dan lima lantai ini memiliki kapasitas hunian sebanyak 99 unit dan telah dioperasikan sejak tahun 2016. Tahun ini renovasi yang dilakukan Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman terdiri dari perbaikan atap, lantai, akses tangga dan kamar mandi. (rjp/randalsumbar/ari)