Slide 1

Berita Balitbang > Diseminasi dan Bimbingan Teknis Teknologi Balitbang sebagai Nawacita Presiden RI


Senin, 10 September 2018, Dilihat 5 kali

Balitbang Kementerian PUPR kembali menggelar acara Diseminasi/Bimbingan Teknis dalam rangka pencapaian SPM yang diselenggarakan kedua kalinya pada tahun 2018 Di wilayah Sumatera Utara bersamaan dengan Biro PKALN mengadakan Kegiatan Bimbingan Teknis Terintegrasi Penyelenggaraan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Medan, 4-6 September 2018.

Dalam acara tersebut, Sekertaris Badan Litbang, Ir. Herry Vaza memaparkan pentingnya Standar Pedoman Manual (SPM) untuk pembangunan Infrastruktur yang tepat guna. Hal ini berkaitan langsung dengan teknologi Bidang Konstruksi Dan Bangunan yang harus disiapkan dengan baik, sehingga teknologi infrastruktur menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Kementerian PUPR.

“Kita semua harus memahami bahwa yang dimaksud dengan Inovasi Teknologi adalah hasil teknologi yang memiliki nilai jual. Berpegang pada acuan Balitbang agar melaksanakan pembangunan infrastruktur antara lain; menciptakan teknologi untuk diaplikasikan, menyiapkan pedoman/SPM, dan melakukan pendampingan Teknis/Advis Teknis kepada para pemangku kebijakan infrastruktur daerah.” tegas Herry Vaza.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait spesialisasi dan peningkatan kualitas industri jasa konstruksi mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintah negara.

Merespon isu strategis nasional yang berkembang serta mendukung terciptanya mutu penyelenggaraan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang andal, maka Badan Litbang Kementerian PUPR telah berperan sebagai the technostructure atau scientific backbone, yakni memberikan saran dan masukan maupun pertimbangan ilmiah dalam perumusan kebijakan-kebijakan Kementerian.

“Diseminasi/Bimbingan Teknis ini yang diselenggarakan pada akhirnya apabila ada ketertarikan pada produk-produl yang telah didesiminasikan nanti Ibu/Bapak dapat meneruskan untuk melakukan kerjasama dengan kami sehingga produk-produk tersebut dapat diterapkan dan sesuai dengan kebutuhan di daerah masing-masing.” Tutup Herry Vaza.