Slide 1

Berita BPPSPAM > DPRD dan BPPSPAM Dorong PDAM Tanah Datar Tingkatkan Kinerja


Kamis, 17 Mei 2018, Dilihat 116 kali

Penyelenggaraan sistem penyediaan air minum merupakan tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah (Pemda) dan dilaksanakan oleh BUMN dan/atau BUMD. Sebagai penyelenggara air minum di daerah, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) harus mendapatkan dukungan penuh dari Pemda sebagai pemiliknya dalam memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat. 

Dalam rangka mewujudkan pelayanan air minum kepada masyarakat, DPRD Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat berkunjung kantor Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM),  Selasa (15/05/18). Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra menyampaikan bahwa tujuan kunjungan DPRD adalah untuk mengetahui kinerja PDAM Tanah Datar dan mendapatkan masukan dari BPPSPAM untuk meningkatkan pelayanan air minum PDAM kepada masyarakat.

"Agar PDAM dapat bekerja secara maksimal, dibutuhkan komitmen mutlak dari Pemerintah Daerah dan DPRD, "kata Anggota BPPSPAM unsur Pemerintah, Eko Wiji Poerwanto dalam sambutannya.  Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi kinerja PDAM BPPSPAM pada tahun 2017, PDAM Kabupaten Tanah Datar merupakan PDAM  Sehat dengan nilai kinerja 3.02. Dari 18 indikator yang dijadikan dasar melakukan penilaian, didapatkan nilai rasio operasi,  tingkat kehilangan air,  pergantian meter air,  serta diklat dan rasio sumber daya manusia PDAM masih kurang. 

Mengingat rencana bisnis (business plan) PDAM Tanah Datar sudah habis masa berlakunya maka sebaiknya DPRD meminta PDAM untuk membuat rencana bisnis pengembangan pelayanan air minum terlebih dahulu. Dalam proses pembuatan rencana bisnis, DPRD dapat mengusulkan hal-hal yang harus dilaksanakan PDAM untuk meningkatkan kinerja.

Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaporan BPPSPAM, Hosen Utama menyampaikan agar kinerja PDAM meningkat, sebaiknya DPRD menyarankan  agar PDAM fokus melakukan perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang telah diberikan BPPSPAM pada tahun 2017 yaitu mulai melakukan penggantian meter air dan meningkatkan jumlah pelatihan untuk pegawainya.

Diharapkan PDAM juga mulai melakukan komunikasi secara aktif kepada kepala daerah dan pelanggannya sehingga mendapatkan banyak masukan dan dukungan untuk memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat. (el/Irn)