Slide 1

Berita BPPSPAM > Mengejar Pelayanan Prima Melalui Manajemen Aset


Selasa, 08 Mei 2018, Dilihat 674 kali

Aset merupakan sumber daya berwujud yang dimiliki oleh suatu instansi dan memiliki manfaat ekonomis. Dalam rangka memfasilitasi peningkatan kinerja PDAM melalui pengelolaan aset, Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) mengembangkan tools sistem informasi berbentuk Aplikasi Manajemen Aset yang dapat memudahkan PDAM dalam melaksanakan dan menerapkan manajemen aset. Aplikasi ini dapat diimplementasikan ke seluruh PDAM baik yang memiliki kinerja Sehat, Kurang Sehat maupun yang berkinerja Sakit.

Untuk memberikan pengetahuan dasar serta persamaan persepsi terkait manajemen aset dan cara penggunaan aplikasi manajemen aset, BPPSPAM menyelenggarakan acara Workshop Penerapan Aplikasi Manajemen Aset II di Surabaya, pada tanggal 7-9 Mei 2018. Acara dibuka oleh Anggota BPPSPAM unsur Pemerintah, Eko Wiji Purwanto dengan menghadirkan Advisor BPPSPAM,  Drs. Effendi Mansur CES, Ir. Budi Sutjahjo, MT , Ir. M. Aulawi Dzin Nun, Msi  dan Drs. Engkus Kusnadi Ak,MA serta PDAM Kota Malang sebagai narasumber.

Acara dihadiri oleh Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Kerjasama beserta staf teknis BPPSPAM dan PDAM yang sebelumnya telah mengikuti Penerapan Aplikasi Manajemen Aset I yang dilaksanakan pada bulan Maret 2018 lalu. Beberapa PDAM yang hadir diantaranya PDAM Kota Surabaya, PDAM Kota Depok, PDAM Kota Palembang, PDAM Kota Jambi, PDAM Kabupaten Malang dan PDAM Kota Surakarta.

Dalam sambutan pembukaan, Eko Wiji menyampaikan bahwa ada 18 indikator yang dipakai BPPSPAM untuk melakukan penilain terhadap kinerja PDAM diantaranya rasio operasi, pertumbuhan pelanggan, efisiensi produksi, dan jam operasi layanan. Penerapan manajemen aset diharapkan dapat bermafaat untuk  mengefisienkan biaya operasional melalui pemanfaatan aset secara optimal sehingga dapat menambah jam operasi layanan dan meningkatkan pelayanan Prima PDAM kepada masyarakat.

Budi Sutjahjo menyampaikan meskipun banyak PDAM yang sudah mencoba menerapkan manajamen aset, namun realitas dilapangan menunjukkan banyak PDAM yang belum melakukan pengelolaan aset secara benar, sehingga berdampak pada kerugian yang berkelanjutan. Untuk dapat menerapkan pengelolaan aset secara benar maka kunci pentingnya terletak pada komitmen pimpinan dan para pegawai PDAM sebagai pihak yang akan menjalankan manajemen aset.

Mengingat kunci penting manajemen aset terletak pada sumber daya manusia (SDM) maka Pimpinan atau Dirut PDAM dapat memulai dengan melakukan pembentukan tim pengelolaan manajemen aset serta penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan manajemen aset. Tahap selanjutnya adalah melakukan pengumpulan data aset dan gap analysis kebutuhan, penyusunan rencana manajemen aset, penerapan life cycle manajemen aset, penyusunan dan penginputan aplikasi manajemen aset dan penyusunan strategi operasi pemeliharaan dan pendanaan

Pada workshop Penerapan Aplikasi Manajemen Aset II ini, para peserta akan dilatih untuk melakukan penyusunan daftar aset/database aset berdasarkan jenis aset yang sudah terupdate baik dari segi keberadaan aset maupun kondisi serta kinerja aset dan gap analysis kebutuhan yang ada.(el/Ekow)