Slide 1

Berita Ditjen Penyediaan Perumahan > Kementerian PUPR Bangun Rusun Khusus Lansia di Cibubur


Rabu, 21 Februari 2018, Dilihat 1506 kali

CIBUBUR – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan membangun satu twin block (TB) rumah susun khusus untuk orang tua lanjut usia di Cibubur, Jakarta Timur. Proses pembangunan Rusun yang selesai dibangun pada tahun 2016 dengan total anggaran Rp 15 Milyar tersebut memiliki spesifikasi teknis untuk para penyandang kebutuhan khusus termasuk untuk para Lansia.

“Ini Rusun yang khusus Lansia yang pertama dibangun oleh Kementerian PUPR. Untuk Rusun yang kami (Kementerian PUPR- red) bangun di Cibubur ini memang untuk mereka yang berkebutuhan khusus, termasuk untuk para Lansia,”ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid usai melakukan kunjungan lapangan ke Rusun Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti di Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018) siang.

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Erizal serta Direktur Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti Cibubur, DR Tumbu R Ramelan.

Pembangunan Rusun tersebut, imbuh Khalawi, menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 15 Milyar. Jumlah unit Rusun yang disediakan sebanyak 90 unit dengan tipe 24 meter persegi. Lokasi pembangunan  Rusun ini pun cukup strategis yakni berada di Jalan Karya Bhakti No 1 -3 RT 008/ RW 07 KM 17 Cibubur, tidak jauh dari Mal Cibubur Junction.

Rusun ini dibangun oleh satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Strategis Direktorat Rusun setinggi tiga lantai dan memiliki ramp dan hand rail bagi mereka yang memang memiliki kebutuhan khusus.Adanya lift serta fasilitas penunjang seperti prasarana, sarana dan utilitas serta meubelair diharapkan membuat para Lansia yang tinggal bisa betah dan nyaman.

“Rusun ini telah kami lengkapi dengan berbagai fasilitas seperti listrik, air, lemari pakaian, tempat tidur ukuran king, sofa, meja tamu, serta kursi dan meja makan. Jadi para Lansia yang datang bisa langsung tinggal di Rusun yang kini dikelola oleh Yayasan Ria Pembangunan,”katanya.

Khalawi menambahkan, Kementerian PUPR dalam melaksanakan Program Satu Juta Rumah juga terus mendorong pembangunan hunian vertical di kawasan perkotaan. Semakin minimnya lahan untuk kawasan perumahan dan permukiman membuat masyarakat mau tidak mau harus memilih untuk tinggal di rumah  tapak atau rumah vertikal seperti Rusun yang dibangun oleh Kementerian PUPR ini.

“Kami terus mendorong pembangunan Rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan biaya sewa yang rendah. MBR yang dimaksud bisa pekerja industri, PNS, mahasiswa, asrama santri serta mereka yang memiliki kebutuhan khusus termasuk para Lansia ini. Kami lihat kondisi Rusunnya pun baik dan bersih sehingga para Lansia bisa tinggal dengan nyaman,”tandasnya.

Sementara itu, Direktur Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti Cibubur, DR Tumbu R Ramelan menyatakan, pihaknya sangat mengucapkan terimakasih atas perhatian pemerintah khususnya Kementerian PUPR yang telah menyediakan Rusun bagi para Lansia ini. Dirinya berharap, Rusun ini bisa menjadi percontohan dalam hal pengelolaan Rusun untuk para Lansia di Indonesia.

“Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh para Lansia dalam mengisi kegiatan sehari-harinya di Rusun ini. Mulaui dari olahraga pagi, berkreasi dengan membuat karya seni, bermain music serta day care bagi para Lansia yang berada di sekitar Rusun juga ada,” jelasnya.  (Ristyan/ Komunikasi Publik Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR)