PENUTUPAN PELATIHAN PENANGGULANGAN BANJIR

PENUTUPAN PELATIHAN PENANGGULANGAN BANJIR

9810 Print

Bandung, 19 September 2020  Penanggulangan banjir merupakan salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir. Dalam operasi penanggulangan tentu memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk dapat mengembangkan dan menjalankan sistem penanggulangan banjir dengan maksimal. Kompetensi SDM dapat ditingkatkan melalui banyak cara, misalnya: coaching, mentoring, konseling, seminar, bimbingan teknis dan pelatihan.

Khusus untuk pelatihan peningkatan kompetensi penanggulangan bencana banjir, para peserta dibekali pengetahuan mengenai penanggulangan banjir, baik dalam hal infrastruktur maupun sistem pengendaliannya.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Konstruksi telah menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penanggulangan Bencana Banjir yang dilaksanakan di Balai Pengembangan Kompetesi PUPR Wilayah IV Bandung. Pelatihan berlangsung sejak 14 hingga 19 September 2020, yang diikuti para peserta dari lingkungan Kementerian PUPR dan Dinas-Dinas PU.

Dalam sambutan penutupan pelatihan, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman, Rubhan Ruzziyatno menyampaikan harapannya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi peserta pelatihan.

Kepada para peserta, kami berharap bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, bapak dan ibu terus berupaya untuk mengembangkan kompetensi dan kinerja sesuai dengan standar kompetensi jabatan, tegas Rubhan pada Sabtu (19/9).

Salah seorang peserta, Fadjar Muchamad dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy yang menjadi ketua kelas selama pelatihan, menuturkan, Dalam pelatihan ini banyak pengetahuan yang sangat bermanfaat, apalagi saat ini banyak sekali terjadi bencana banjir. Manfaat dari pelatihan ini adalah kita dapat mengetahui bagaimana cara-cara penanggulangan banjir, mulai dari pra bencana, tanggap darurat dan pasca terjadinya bencana.

Selama penyelenggaraan pelatihan, diadakan evaluasi dan penilaian bagi peserta untuk penguasaan materi pembelajaran yang telah mereka terima. Seluruh peserta pelatihan yang berjumlah 15 orang dinyatakan lulus dengan hasil yang baik. Ada 3 peserta yang meraih predikat terbaik. Mereka adalah: Dini Mandrianawati peraih nilai terbaik pertama, lalu Tiko Fajar Somahartadi di peringkat kedua, dan Andi Permasadi di posisi terbaik ketiga.

Semoga dari pelatihan ini, akan lahir tenaga-tenaga ahli yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan sehingga dampak dan kerugian akibat banjir dapat diminimalisasi.

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Facebook: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Twitter: @kemenpu
Instagram: kemenpupr
Youtube: kemenpu
#SigapMembangunNegeri

Berita Terkait