BPPSPAM TERAPKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU

BPPSPAM TERAPKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU

10067 Print

BPPSPAM TERAPKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU

Seluruh jajaran Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) berkomitmen menerapkan dan memilihara Sistem Manajemen Mutu (SMM) sesuai Permen PU No 04/PRT/M/2009 untuk menuju good governance.

Penandatanganan pakta komitmen tersebut dilakukan di Jakarta, Senin (16/4), oleh Kepala BPPSPAM Rachmat Karnadi, anggota BPPSPAM Cece Sutapa (unsur pemerintah), Amry Dharma (Unsur Penyelenggara), Budi Sutjahjo (Unsur Profesi), Effendi Mansur (Unsur Masyarakat), Sekretaris BPPSPAM Tamin M Zakaria, Kabid Umum dan Informasi Aulawi Dzin Nun, Kabid Kebijakan dan Program S. Bellafolijani, Kabid Pemantauan Evaluasi Kinerja Pelayanan Adi Susetyo dan Kabid Keuangan Investasi dan Promosi Setio Djuwono.

Kepala BPPSPAM Rachmat Karnadi mengatakan, SMM ini akan meliputi semua aspek di BPPSPAM baik tanggung jawab manajemen, pengelolaan sumber daya, penyelenggaraan kegiatan dan analisa pengukuran. Selama enam bulan BPPSPAM akan melakukan penyusunan standar yang dibantu oleh konsultan.

Ě”SPenerapan SMM ini akan dilakukan tahun depan, tahun ini kita susun dulu SOP dan juga indikator-indikatornya,Ě”‚ kata Rachmat. Ě”SSebelumnya kita tidak memiliki alat ukur, dengan adanya SMM ini ada alat ukur yang jelas. Jadi nanti ada penilaian apakah dapat nilai enam, tujuh atau delapan dalam pendampingan PDAM. Selain itu akan terus dilakukan monitoring Ě”S imbuh Rachmat

Terkait fungsi BPPSPAM, Rachmat menjelaskan, output dari penerapan SMM ini diantaranya adalah tolak ukur dalam pendampingan terhadap PDAM, sehingga PDAM merasakan manfaatnya. Selain itu, fungsi konsultasi kepada PDAM harus mendapatkan garansi yang tepat.

Sistem Manajemen Mutu (SMM) merupakan suatu proses pengelolaan organisasi (perencanaan, penerapan, evaluasi, dan penyempurnaan) yang ditujukan untuk menghasilkan output atau hasil kerja yang memenuhi peraturan dan sesuai dengan harapan pelanggan.

Kementerian PU melalui Permen PU No 04 Tahun 2009 mengharuskan setiap satminkal eselon 1 untuk menerapkan SMM ini. SMM ini sejalan dengan reformasi birokrasi yang digalakkan pemerintah sampai tahun 2025 nanti.

SMM merupakan alat untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan menerapkan SMM, bagi pimpinan, merupakan alat untuk meningkatkan kualitas dan sistem pengendalian yang konsisten. Bagi karyawan, kejelasan peran dan tanggung jawab serta meningkatkan disiplin bekerja. Bagi organisasi, memberikan perubahan yang positif terhadap budaya akan mutu produk atau jasa yang berorientasi kearah pelayanan kepada masyarakat. Sementara bagi eksternal, akan meningkatkan kepuasan pengguna atau masyarakat, meningkatkan citra organisasi dan mendapatkan pengakuan secara nasional. (dvt/jons)

Pusat Komunikasi Publik

160412 

                       

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Facebook: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Twitter: @kemenpu
Instagram: kemenpupr
Youtube: kemenpu
#SigapMembangunNegeri

Berita Terkait