Semua Peserta Pelatihan DED SPAD-T Resmi Berhasil Lulus

Semua Peserta Pelatihan DED SPAD-T Resmi Berhasil Lulus

303 124 Print

Medan, 11 Februari 2021 - Pelatihan Pendampingan Penyusunan DED SPALD-T Skala Perkotaan yang dilaksanakan mulai 01 s/d 11 Februari 2021 secara distance learning oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Sumber Daya Air dan Permukiman secara resmi ditutup, Kamis (11/2). Seluruh peserta ebanyak 29 orang dinyatakan lulus dalam pelatihan yang difasilitasi Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PUPR Wilayah I Medan.


Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman, Ruhban Ruzziyatno dalam sambutan penutupan melalui konferensi video mengatakan bahwa Kementerian PUPR selaku kementerian yang mempunyai tugas di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat, terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.


“Kemajuan infrastruktur menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan suatu bangsa. Dimana salah satunya menyusun program-program prioritas terkait pembangunan infrastruktur di berbagai sektor,” imbuh Ruhban.


Ruhban menambahkan pembangunan infrastruktur air limbah dan persampahan telah berkontribusi bagi peningkatan cakupan pelayanan sanitasi sebesar 8,76% dari baseline 61,08% menjadi 69,84% di akhir tahun 2019. Kementerian PUPR dalam hal ini Direktorat Jenderal Cipta Karya mempunyai target Renstra pencapaian sanitasi layak sebesar 85% pada tahun 2024 dan 100% pada tahun 2030. Berbagai langkah percepatan terus ditempuh salah satunya Kegiatan Accelerating Infrastructure Delivery Through Better Engineering Service Project (ESP) yang didanai melalui Loan ADB No. 3455-INO adalah salah satu upaya percepatan persiapan proyek di Kementerian PUPR.


Kegiatan ESP di Ditjen Cipta Karya dilaksanakan dalam rangka mendukung pencapaian pembangunan infrastruktur perumahan dan permukiman yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2014-2019 dan 2020-2024, melalui penyusunan dokumen FS, DED, AMDAL, dan LARP untuk mendukung implementasi pembangunan infrastruktur sektor air minum dan air limbah/sanitasi di Indonesia.


Terdapat 3 (tiga) lulusan terbaik dari pelatihan ini antara lain: terbaik pertama dengan predikat memuaskan diberikan kepada Rizky Raissha Yasmine, S.T. dari Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya. Terbaik kedua dengan predikat memuaskan diberikan kepada Lisi Datrina, S.T. dari Bappelitbangda Kota Bekasi dan terbaik ketiga dengan predikat memuaskan diraih oleh Indah Alfira Chairunnisa, S.T. dari Direktorat Sanitasi, Direktorat Jenderal Cipta Karya.


Pelatihan ini diikuti oleh 29 orang yang terdiri dari :Direktorat Jenderal Cipta Karya 15 orang; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Mataram 2 orang; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Pontianak 1 orang; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang 1 orang; Bappelitbangda Kota Bekasi 2 orang; Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak 2 orang; Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang1 orang; Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Mataram 2 orang; Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang  1 orang; Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang 2 orang.

Terima kasih telah berpartisipasi merespon kuis ini..

Berita Terkait