Mencapai Visium 2030 Melalui Insan PUPR Yang Kompeten Bidang Perumahan

Mencapai Visium 2030 Melalui Insan PUPR Yang Kompeten Bidang Perumahan

Jayapura, 4 Mei 2021 – Dalam mewujudkan Visium PUPR 2030 bidang Perumahan dan Permukiman, yaitu 100% Urban Smart Living (Hunian cerdas di wilayah perkotaan), yang dalam hal ini pada penyelenggaraan rumah swadaya, dibutuhkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang tinggi untuk memenuhi Visium PUPR 2030 tersebut. 


Maka guna memenuhi standar kompetensi ASN bidang perumahan agar mampu menerapkan prinsip dasar penyelenggaraan rumah swadaya, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPSDM PUPR) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Jalan, Perumahan dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah secara resmi telah menyelesaikan Pelatihan Penyelenggaraan Rumah Swadaya di Jayapura. 


“Kita punya janji yang dalam waktu dekat harus kita penuhi yakni Visium PUPR 2030, itu merupakan janji kita bersama kepada rakyat yang harus kita penuhi. Dengan orang-orang yang kompetenlah, Visium itu bisa kita capai karena pembangunan seutuhnya terletak kepada sumber daya manusia. Tidak pernah terwujud infrastruktur PUPR yang andal untuk mencapai Visium PUPR 2030 tanpa adanya insan PUPR yang kompeten,” ungkap Kepala Pusbangkom Jalan, Perumahan dan PIW, Rezeki Peranginangin saat menutup pelatihan secara daring, Senin (3/5). 


Rezeki menambahkan, pelatihan Penyelenggaraan Rumah Swadaya merupakan salah satu pelatihan yang disiapkan untuk para ASN di Lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan untuk memenuhi standar kompetensi jabatan sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 7 tahun 2020. 


“Ada beberapa standar kompetensi yang sudah dipenuhi untuk pelatihan ini, mulai dari Kebijakan, Strategi, dan Program; Pengadaan Tanah; Penyelenggaraan Pembinaan Teknis; Penyelenggaraan Pengembangan Kelembagaan; Pengelolaan Data dan Informasi; dan juga Pemberian Bantuan Stimulan,” lanjut Rezeki. 


Untuk itu dengan terlaksananya pelatihan ini para peserta diharapkan dapat memenuhi kompetensi ASN penyelenggara rumah swadaya sesuai aspek-aspek standar kompetensi yang telah ditetapkan dan mampu menerapkan NSPK dan mendukung kegiatan analisis pada proses pendataan dan verifikasi rumah swadaya, penyediaan tanah, fasilitasi kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan rumah swadaya. 


Dengan difasilitasi Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah IX Jayapura, pelatihan ini telah berlangsung dari tanggal 19 April hingga 3 Mei 2021 dengan metode distance learning. Sebanyak 29 orang dinyatakan lulus dalam pelatihan ini, 2 orang dinyatakan tidak lulus dan 1 orang ditunda kelulusannya karena terkendala jaringan. 


Salah satu peserta pelatihan dari Balai Penyediaan Perumahan Jawa III, Achmad Hendrico Irwan mengatakan pelatihan Penyelenggaraan Rumah Swadaya memberikan banyak ilmu yang dapat diterapkan di tempat kerjanya nanti, terutama bagi dirinya yang merupakan seorang PPK Ruswa Provinsi Jawa Tengah yang memiliki alokasi anggaran yang cukup besar sehingga membutuhkan masukan dan tambahan ilmu yang cukup banyak. 


“Dengan mendapat ilmu dari praktisi-praktisi langsung, materi yang disampaikan juga cukup bisa diterima sebagai tambahan ilmu bagi para peserta dan juga diskusi-diskusi serta ide-ide yang keluar selama pelatihan ini mungkin nanti akan menjadi laporan kami untuk pengembangan program rumah swadaya ini kedepan,” ungkap Hendrico. 


Dalam bidang pekerjaannya, Hendrico mengakui terdapat beberapa kendala di dalam pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), terutama di bidang pemberdayaan masyarakat. Untuk itu dengan mengikuti pelatihan ini dirinya belajar banyak sekali ilmu agar program BSPS kedepan dapat berjalan dengan baik. (Kompu BPSDM)

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Berita Terkait