BPSDM Tingkatkan Pengajar yang Berkualitas Untuk Keberhasilan Pelatihan

BPSDM Tingkatkan Pengajar yang Berkualitas Untuk Keberhasilan Pelatihan

Jakarta, 7 April 2021 – Pengajar merupakan salah satu aspek penting dalam berhasilnya suatu pelatihan. Kompetensi pengajar yang unggul dalam teknik dan metode mengajar tentu sangat diperlukan. Maka, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen mengadakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Fasilitator di Jakarta, Senin (7/4) secara tatap muka dan daring sebagai upaya memenuhi hal tersebut.


Kompetensi pengajar yang unggul tidak terlepas dari upaya untuk menjawab tantangan akselerasi penyelenggaraan infrastruktur. SDM Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) didirong untuk terus meningkatkan kompetensi, terus belajar, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi pun muncul.


Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil mengamanatkan bahwa untuk mendukung keberhasilan suatu pelatihan, pengajar sebagai salah satu komponen penting dalam sebuah pelatihan pun diperhatikan kualitasnya, selain kurikulum, sarana dan prasarana dan pembiayaan. 


Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Moeh Adam menegaskan bahwa “Kualitas pengajar adalah salah satu aspek utama terhadap keberhasilan suatu pelatihan, Setiap pengajar harus memiliki kompetensi dan kemampuan yang baik sebagai fasilitator pembelajaran dalam pelatihan sehingga peserta meningkat kompetensinya".


Pelatihan yang akan berlangsung hingga 9 April 2021 mendatang ini, merupakan solusi dari keterbatasan jumlah Widyaiswara (pengajar) dalam sebuah lembaga pengembangan kompetensi. Sehingga peran sumber daya aparatur yang memiliki kompetensi teknis tertentu didayagunakan dan dibekali sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai pengajar (fasilitator) melalui pelatihan yang difasilitasi oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) ini. 


Sebanyak 26 orang peserta akan melaksanakan dua hari pembelajaran secara daring dan satu hari secara tatap muka untuk peserta berdomisili di Jabodetabek dengan total 29 Jam Pelajaran (JP). Materi pembelajaran akan disampaikan oleh 6 orang Widyaiswara yang berasal dari LAN

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Berita Terkait