BPSDM Kementerian PUPR Berbagi Pengalaman dengan Pusdiklat DPR RI Terkait Pendidikan dan Pelatihan SDM

BPSDM Kementerian PUPR Berbagi Pengalaman dengan Pusdiklat DPR RI Terkait Pendidikan dan Pelatihan SDM

160 15 Print

BPSDM Kementerian PUPR Berbagi Pengalaman dengan Pusdiklat DPR RI Terkait Pendidikan dan Pelatihan SDM


Jakarta, 21 September 2022- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian PUPR menerima kunjungan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Jenderal DPR RI, yang dilaksanakan secara tatap muka pada Rabu (21/9) di Jakarta. Hal itu dilakukan dalam rangka pengembangan Pusdiklat DPR RI yang memerlukan kajian secara mendalam untuk mendapatkan struktur terbaik Pusdiklat ke depannya.


Sekretaris BPSDM PUPR Achmad Subki menyambut baik permintaan DPR RI dalam sharing terhadap pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan. Dalam sambutannya Achmad Subki mengatakan kunjungan tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi Kementerian PUPR untuk bisa saling berbagi pengalaman seputar pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia.


Dalam paparannya Achmad Subki menyampaikan,”Pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengundang talent-talent global untuk bekerja sama dengan pemerintah. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan serta penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri."


“Beberapa Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kementerian PUPR yang dilaksanakan oleh BPSDM antara lain yaitu; Manajemen Talenta, Manajemen Suksesi, Assesment; Pengembangan Kompetensi Teknis dan Manajemen (Pendidikan, CMC, Bimtek, Workshop,dan Pelatihan); dan Manajemen Kinerja,”imbuh Achmad Subki.


Sesuai pesan Menteri PUPR Basuki bahwa SDM PUPR tidak hanya pandai tetapi memiliki akhlaqul karimah. Hal itu agar Gagasan PUPR ke depan dapat meninggalkan Legacy terbaik yang dapat ditinggalkan untuk generasi penerus, bukanlah infrastruktur yang sudah dibangun Kementerian PUPR, namun organisasi yang kredibel dan SDM yang berani (berintegritas), kuat (kompeten dan professional), berjiwa seni (inovasi, improvisasi, imajinasi) serta berakhlakul karimah (diterima/dibutuhkan dan memberi manfaat untuk banyak orang). 


Dalam kesempatan itu, Pusdiklat DPR RI memyampaikan tujuan dari pelaksanaan benchmarking ini adalah; Mengumpulkan data dan informasi terkait bisnis proses, struktur organisasi beserta tugas dan fungsinya; Mengumpulkan data dan informasi terkait manajemen kualitas untuk menciptakan pelatihan yang bermutu, aman, nyaman, berkualitas serta mengedepankan kepuasan stakeholder; Mengumpulkan data dan informasi terkait fasilitas, sarana, dan prasarana pendukung; Mengumpulkan data dan informasi terkait pengembangan talenta; dan Mengumpulkan data dan informasi terkait pengelolaan media sosial.


Analis Legislatif Ahli Madya Ahmad Budiman mengatakan pemilihan benchmarking ke BPSDM Kementerian PUPR ini diharapkan dapat diperoleh informasi secara komprehensif sebagai referensi dalam penyusunan kajian pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Jenderal DPR RI.  


Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Rudy Effendy, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Moeh. Adam dan Direktur Politeknik PU Prof. Indratmo.

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Berita Terkait