Slide 1

Berita Berita BPJT > Kesiapan Jalan Tol Menjelang Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018


Rabu, 27 Desember 2017, Dilihat 529 kali

Kamis, (21/12) telah digelar Jumpa Pers Kesiapan Jalan Tol Menjelang Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Acara yang diselenggarakan di Media Center Gedung Utama Kementerian PUPR ini dihadiri oleh Kepala Badan Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna, Sekretaris Ditjen Bina Marga Ir. Soebagiono M.Sc (Eng) dan Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Ir. Dodi Krispratmadi, M.Env.E.

Dalam kesempatan itu Kepala BPJT mengatakan bahwa pada saat menjelang libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 seluruh jalan tol yang beroperasi sudah siap untuk melayani arus lalu lintas, termasuk jalan tol yang baru diresmikan. Diprediksi puncak arus lalu lintas mudik Natal terjadi pada hari Jumat 22 Desember 2017 dengan puncak balik Natal pada hari Selasa 26 Desember 2017, sedangkan untuk puncak arus lalu lintas tahun baru terjadi pada hari Jumat 29 Desember 2017 dan puncak balik pada hari Senin 1 Januari 2017.

Terdapat titik-titik yang diprediksi menjadi lokasi rawan kepadatan lalu lintas, yaitu SS Cikunir – Karawang Barat (merupakan lokasi pekerjaan konstruksi Tol Jakarta – Cikampek Elevated, LRT Jabodebek dan Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung), Gerbang Tol Cikarang Utama, Gerbang Tol Brebes Timur, Akses Gadong, ruas jalan Tol Tangerang – Merak dan sekitar Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP).

Untuk meningkatkan pelayanan jalan tol saat libur Natal 2017 dan Tahun Baru Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan upaya seperti menghentikan sementara pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan tol yang dapat menganggu kelancaran arus lalu lintas mudik dan balik Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 pada tanggal 22 Desember 2017 pukul 00.00 hingga 1 Januari 2018 pukul 24.00, mengoptimalkan jumlah gardu tol operasi serta memfungsikan gardu tol reversible untuk menambah kapasitas di gerbang tol, meningkatkan pelayanan Tempat Istirahat (TI) dan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) meliputi ketersediaan dan kebersihan toilet di dalam TI/TIP, menambah fasilitas toilet mobile dan toilet untuk wanita, pengaturan parkir kendaraan di dalam TI/TIP serta pengoperasian 11 Parking Bay.

Selain itu BPJT juga menyediakan fasilitas pendukung pelaksanaan transaksi tol nontunai berupa penjualan kartu uang elektronik, fasilitas top upmobile reader dan layanan gerak dari perbankan serta penugasan petugas tapping, melakukan pemantauan kondisi lalu lintas menggunakan CCTV dan RTMS khususnya pada lokasi rawan kemacetan, pemberian informasi terkini kondisi jalan tol melalui aplikasi mobile i-toll dan JMCARE, Variable Message Sign (VMS), dan saluran informasi lainnya, serta penempatan VMS Mobile untuk memperluas jangkauan pemberian informasi dan yang terakhir melakukan koordinasi secara intensif dengan kepolisian dan instansi terkait dengan pengaturan lalu lintas jalan tol selama musim liburan Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Jika terjadi kemacetan lalu lintas di jalan tol, maka akan diberlakukan pengaturan lalu lintas yang dikoordinir oleh Kepolisian berupa penerapan contra flow, pengaturan kanalisasi lalu lintas ke arah TI/TIP agar tidak menganggu lalu lintas, pengaturan buka/tutup TI, TIP dan Parking Bay jika kapasitas parkir kendaraan sudah penuh dan pengalihan lalu lintas ketika terjadi antrian panjang.

Skema pengalihan arus lalu lintas selama mudik balik Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yaitu, pengalihan lalu lintas di Gerbang Tol Serang Timur ke Gerbang Tol Serang Barat jika antrean mencapai 1 KM, pengalihan lalu lintas di Gerbang Tol Merak ke Gerbang Tol Cilegon Barat jika antrean mencapai 4 KM, pengalihan lalu lintas di Gerbang Tol Cilegon Barat ke Gerbang Tol Cilegon Timur jika antrean mencapai 1 KM, pengalihan lalu lintas di SS Cikunir ke Gerbang Tol kalimalang 2, pengalihan lalu lintas di Gerbang Tol Palimanan ke Gerbang Tol Sumberjaya jika antrean mencapai 5 KM dan skema lalu lintas lainnya yang dinilai perlu dikoordinir oleh pihak kepolisian.

Diharapkan kepada pengguna jalan tol agar senantiasa berkendara yang aman dan tertib, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.