Slide 1

Berita Berita BPJT > Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Meresmikan Jalan Tol Surabaya - Mojokerto Seksi IB, II dan III: Sepanjang - Krian


Rabu, 20 Desember 2017, Dilihat 313 kali

Peresmian Jalan Tol Surabaya - Mojokerto Seksi IB, II dan III: Sepanjang - Krian

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Surabaya - Mojokerto Seksi IB, II dan III: Sepanjang - Krian (19/12). Bertempat di Gerbang Tol Warugunung , Presiden RI Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri BUMN dan Gubernur Jawa Timur.

Jalan Tol Sepanjang – Krian memiliki panjang 15,5 KM yang merupakan bagian dari Jalan Tol Surabaya – Mojokerto. Pengoperasian Jalan Tol Sepanjang – Krian ini menyusul dua seksi yang telah dioperasikan terlebih dahulu, yaitu Seksi IA Waru – Sepanjang dengan panjang 2,3 KM yang diresmikan pada bulan Agustus 2011, serta Seksi IV Krian – Mojokerto sepanjang 18,47 KM diresmikan pada bulan Maret 2016.

Jalan Tol Surabaya – Mojokerto mempunyai total panjang 36,27 KM dan terdiri dari 4 seksi, yakni Seksi I (Seksi IA Waru – Sepanjang 2,3 KM) dan (Seksi IB Sepanjang – WRR 4,3 KM), Seksi II WRR – Driyorejo memiliki panjang 5,1 KM, Seksi III Driyorejo – Krian dengan panjang 6,1 KM dan Seksi IV Krian – Mojokerto panjang 18,47 KM.  

Jalan tol ini merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Trans Jawa (Merak - Banyuwangi) yang termasuk dalam target pembangunan jalan tol sepanjang 1.800 km hingga tahun 2019.

Kehadiran Tol Surabaya – Mojokerto Seksi IB, II dan III diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin menghindari macet di jalan arteri, selain itu pada saat musim mudik jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang terjadi akibat volume kendaraan yang meningkat. Apabila selama ini waktu tempuh dari Surabaya ke Mojokerto menghabiskan waktu selama 2 jam, dengan dioperasikannya tol ini dapat mempersingkat waktu tempuh menjadi kurang lebih 40 menit.

PT. Jasamarga Surabaya Mojokerto melaksanakan pengusahaan Jalan Tol Surabaya – Mojokerto berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol yang ditandatangani pada 6 April 2006 dan diamandemen pada 7 Juni 2011. Dari aspek keuangan, biaya investasi yang diperlukan sebesar 4,9 Triliun dengan kepemilikan mayoritas saham sebesar 55% oleh PT. Jasa Marga (Persero) Tbk., 25% oleh PT Moeladi dan 20% oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Masa konsesi pengusahaan Jalan Tol Surabaya - Mojokerto adalah 42 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK) oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).