|

DPR Dukung Kementerian PUPR Bangun Rusunawa di NTT

Kamis , 18 Mei 2017

NTT - Komisi V DPR RI mendukung pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) bagi mahasiswa yang dibangun oleh Kementerian PUPR di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pembangunan Rusunawa bagi mahasiswa di NTT diharapkan dapat memacu semangat mereka saat menuntut ilmu di bangku kuliah.

"Kami sangat bersyukur Provinsi NTT mendapatkan bantuan Rusunawa mahasiswa dari Kementerian PUPR. Kami yakin Rusunawa ini akan sangat sangat bermanfaat bagi perguruan tinggi dan mahasiswa di NTT," ujar Ketua Komisi V DPR Fary Dj Francis bersama Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin saat melakukan peletakan batu dinding pembangunan Rusunawa Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) di Kupang, NTT, Rabu (17/5).

Menurutnya, mahasiswa yang tinggal di Rusunawa seharusnya dapat memiliki semangat belajar yang tinggi. Selain bisa memperoleh tempat tinggal yang layak dekat dengan lokasi kampus, mereka pun dapat memiliki nilai plus dan pembentukan karakter yang baik dari pihak kampus.

Sebagai anggota DPR yang berasal dari daerah pemilihan NTT, Fary menjelaskan sudah saatnya pemerintah pusat memberikan perhatian khusus dalam pembangunan infrastruktur dan perumahan bagi masyarakat di daerah ini. Dirinya juga berharap setelah selesai dibangun Rusunawa ini dapat segera di fungsikan serta di huni oleh mahasiswa.

"DPR juga akan tetap melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pembangunan Rusunawa ini. Kami harap pihak kampus maupun mahasiswa Unwira bisa ikut membantu mengawasi pembangunan Rusunawa agar sesuai dengan rencana pembangunannya," tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin menjelaskan, pembangunan Rusunawa mahasiswa Unwira ditargetkan selesai pada bulan Oktober mendatang. Pembangunannya dilaksanakan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi NTT yang berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan.

Untuk mendorong agar Rusunawa mahasiswa di kampus tersebut dapat segera terhuni, pihak Kementerian PUPR juga akan melengkapi bangunan bertingkat tiga itu dengan berbagai fasilitas lainnya mulai dari tempat tidur, meja belajar, air bersih, listrik dan prasarana sarana dan utilitas lainnya.

Berdasarkan data yang ada, Rusunawa Unwira ini akan dibangun setinggi tiga lantai. Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai angka 30 persen lebih.

Biaya yang digunakan berasal dari APBN sebesar Rp 12,153 Milyar. Rencananya pembangunannya dilaksanakan selama 240 hari kalender mulai 21 Februari 2017 dan berakhir pada 20 Oktober 2017.

Luas Rusunawa Unwira secara keseluruhan memiliki ukuran 30x 85 meter. Bangunan tersebut nantinya memiliki 37 kamar dan setiap kamar akan dihuni 4 orang mahasiswa. Sedangkan di lantai satu diperuntukkan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Jadi Rusunawa ini diperkirakan dapat mrnampung 148 orang mahasiswa.

"Kami harap nanti setelah selesai dibangun pihak kampus bisa segera mengelola Rusunawa ini dengan baik dengan membuat peraturan bagi mahasiswa yang tinggal di hunian vertikal ini. Yang penting adalah biaya sewa tinggal di Rusunawa ini jangan sampai memberatkan mahasiswa baru yang tinggal dan harus lebih murah daripada tinggal di kos-kosan," katanya. (Ristyan/ Komunikasi Publik Ditjen Penyediaan Perumahan)

Tag :  

Share